RADAR BOGOR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, pemerintah kembali menggulirkan berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat.
Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, bantuan tersebut dijadwalkan mulai diproses sejak 9 Maret 2026 dan akan terus disalurkan hingga setelah Lebaran.
Yang menarik, bantuan kali ini tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga bantuan pangan dan bantuan pendidikan dengan nilai yang cukup besar.
Total ada lima jenis bansos yang dipersiapkan oleh pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga.
Banyak masyarakat mengira bahwa semua bantuan sosial berasal dari Kementerian Sosial. Padahal kenyataannya tidak demikian.
Beberapa bantuan berasal dari berbagai kementerian seperti:
• Kementerian Desa melalui BLT Dana Desa
• Kementerian Pendidikan melalui Program Indonesia Pintar
• Kementerian Kesehatan melalui BPJS Kesehatan
• Badan Pangan Nasional melalui bantuan pangan
• serta Kementerian Sosial melalui PKH dan BPNT.
Meski berasal dari lembaga berbeda, seluruh bantuan kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan penerima.
Dalam sistem DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok kesejahteraan atau desil.
Program bantuan memiliki batasan tertentu, misalnya:
• PKH dan BPNT: hanya untuk desil 1–4
• KIS PBI: untuk desil 1–5
Jika seseorang merasa layak tetapi tidak terdaftar sebagai penerima, maka mereka bisa mengajukan pembaruan data melalui pemerintah desa atau aplikasi Cek Bansos.
Berikut lima bantuan yang saat ini sedang dipersiapkan pemerintah.
1. BLT Dana Desa
Bantuan pertama adalah BLT Dana Desa yang menyasar masyarakat miskin ekstrem.
Besaran bantuan:
• Rp300.000 per bulan
• Rp600.000 per dua bulan
• Rp900.000 untuk tiga bulan sekaligus
Namun pada tahun 2026 jumlah penerima diperkirakan lebih sedikit karena adanya penyesuaian anggaran desa.
2-3. PKH dan BPNT
Program PKH dan BPNT masih menjadi bansos utama yang dinantikan masyarakat.
Saat ini progres penyaluran telah mencapai sekitar 90 persen, sementara sisanya masih dalam proses pencairan.
Pemerintah juga menambahkan 3 juta penerima baru, yang terdiri dari:
• 1 juta keluarga penerima PKH
• 2 juta keluarga penerima BPNT
Bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) juga sedang dalam proses penyaluran tahap awal.
Gelombang pertama dijadwalkan berlangsung Februari hingga April 2026.
Selain siswa SD hingga SMA, tahun ini bantuan juga diberikan kepada anak TK sebanyak 888 ribu siswa dengan nilai Rp450 ribu per tahun.
4-5. Bantuan Pangan Beras dan Minyak
Badan Pangan Nasional menyiapkan bantuan berupa:
• 20 kilogram beras
• 4 liter minyak goreng
Bantuan ini diberikan untuk alokasi dua bulan, yaitu Februari dan Maret.
Pemerintah menargetkan bantuan tersebut dapat didistribusikan sebelum lebaran agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya saat kebutuhan meningkat.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.
Bantuan tersebut berupa uang tunai Rp8 juta per keluarga yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Sebagian keluarga sudah menerima bantuan tersebut, sementara penyaluran lainnya masih terus berjalan.
Program bantuan sosial ini diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi kebutuhan ekonomi yang meningkat menjelang lebaran.
Selain itu, pemerintah juga terus memastikan bahwa bantuan diberikan kepada penerima yang benar-benar berhak berdasarkan data terbaru.
Masyarakat yang merasa belum terdaftar tetapi memenuhi syarat disarankan segera memperbarui data melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui pemerintah desa.
Dengan berbagai bantuan yang sedang disiapkan ini, jutaan keluarga di Indonesia diharapkan dapat merasakan manfaatnya dalam waktu dekat.***
Editor : Eli Kustiyawati