Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

5 Bansos Turun dari Ramadhan hingga Lebaran, Pemerintah Siapkan Paket Stimulus untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

Gabriel Anderson Nainggolan • Selasa, 10 Maret 2026 | 08:45 WIB

Ilustrasi Bantuan Uang Tunai dan BPNT
Ilustrasi Bantuan Uang Tunai dan BPNT

RADAR BOGOR - Menjelang bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri, pemerintah menyiapkan sejumlah bantuan sosial atau bansos dan stimulus ekonomi bagi masyarakat.

Kebijakan ini dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa dan momen Lebaran yang identik dengan lonjakan pengeluaran rumah tangga.

Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, paket stimulus tersebut juga ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi selama periode Ramadhan dan libur Lebaran.

Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Secara keseluruhan terdapat sekitar lima bentuk bantuan dan stimulus yang disiapkan pemerintah untuk masyarakat selama periode Ramadhan hingga Lebaran.

Program tersebut mencakup bantuan pangan, bantuan sosial reguler, hingga kebijakan insentif transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Salah satu bantuan yang disalurkan adalah bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat yang berasal dari kelompok ekonomi terbawah.

Bantuan ini menyasar puluhan juta keluarga yang terdaftar dalam sistem data sosial pemerintah.

Dalam program bantuan pangan tersebut, setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan berupa sekitar 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur masyarakat selama bulan puasa.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga tetap menyalurkan bantuan sosial reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kedua program ini merupakan bantuan utama yang selama ini diberikan kepada keluarga miskin dan rentan.

Bantuan PKH diberikan kepada keluarga dengan kategori tertentu seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Sementara itu BPNT diberikan untuk membantu masyarakat membeli kebutuhan pangan pokok melalui Kartu Keluarga Sejahtera yang dapat digunakan di e-warong.

Pemerintah juga menyiapkan stimulus di sektor transportasi untuk memudahkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Beberapa moda transportasi seperti kereta api, kapal laut, dan penerbangan domestik mendapatkan kebijakan diskon tarif selama periode mudik Lebaran.

Diskon tersebut antara lain berupa potongan harga tiket kereta api dan kapal laut hingga sekitar 30 persen, serta pengurangan tarif penerbangan domestik kelas ekonomi sekitar 17 hingga 18 persen.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu menekan biaya perjalanan masyarakat selama musim mudik.

Selain berbagai bantuan tersebut, pemerintah juga mempercepat pencairan tunjangan hari raya serta menerapkan sejumlah kebijakan pendukung seperti pengaturan mobilitas kerja menjelang Lebaran.

Dengan berbagai stimulus ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani bulan Ramadhan hingga merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang sekaligus menjaga perputaran ekonomi nasional.***

Editor : Eli Kustiyawati
#stabilitas ekonomi #bantuan sosial #stimulus ekonomi #Aktivitas Ekonomi #menjaga daya beli masyarakat #bansos