RADAR BOGOR - Pemerintah akan segera menyalurkan bantuan sosial tambahan yaitu beras 10 kg dan minyak goreng untuk meringankan beban masyarakat.
Penerima bansos beras mayoritas Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (KPM PKH dan BPNT).
Kanal youtube Naura Vlog mengungkapkan, Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) telah diturunkan untuk wilayah DKI Jakarta dengan 304.044 kpm yang akan menerima 3.040 ton beras.
"Ada 12 wilayah yang turun SP2D-nya dan akan segera diluncurkan untuk bantuan sosial beras tersebut," ungkapnya.
Wilayah pertama yang sudah menerima SP2D adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Maluku, Maluku Utara, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat.
Selanjutnya, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara yang akan disalurkan melalui jasa PT Pos Indonesia.
Selain 12 wilayah tersebut, daerah lain akan menerima bantuan beras melalui pemerintah desa, di kantor desa atau kantor lurah.
Diketahui, KPM akan menerima pencairan bansos beras 2 bulan sekaligus untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Setiap KPM berhak menerima beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter setiap bulan.
Bagi penerima manfaat yang berkesempatan menerima bantuan beras dan minyak goreng, wajib membawa KTP dan KK Asli, serta surat undangan pembagian bansos.
Sementara itu, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa senilai Rp900.000 sudah mulai cair di sejumlah wilayah.
Menurut kanal youtube Cek Bansos, KPM asal Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Gorontalo Utara sudah menerima pencairan.
Pencairan BLT Dana Desa dilakukan setiap satu bulan, dua bulan, atau tiga bulan sekali dengan besaran Rp300.000 per bulan.
Pada pencairan bansos BLT Dana Desa di tahap 1 2026, KPM menerima bantuan Rp900.000 setiap penyaluran.
Editor : Siti Dewi Yanti