Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sungguh Mengharukan, Perjuangan Nenek Mas Amah Demi Kesejahteraan Cucu Menyita Perhatian Kemensos RI

Gabriel Anderson Nainggolan • Senin, 23 Maret 2026 | 22:02 WIB

Potret Nenek Mas Amah
Potret Nenek Mas Amah

RADAR BOGOR - Kisah perjuangan Nenek Mas Amah menjadi potret nyata keteguhan hati seorang lansia dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Di usia yang seharusnya dihabiskan untuk beristirahat, ia justru tetap bekerja keras demi memastikan cucunya bisa hidup lebih layak dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos), Nenek Mas Amah tetap menjalankan usaha kecilnya meski kondisi fisik sudah tidak lagi prima. Ia menggantungkan hidup dari usaha sederhana yang dikelola dengan penuh ketekunan, sebagai sumber utama penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama cucunya.
 
Perjuangan tersebut bukanlah hal yang mudah. Dengan keterbatasan tenaga dan usia yang semakin senja, setiap aktivitas yang dilakukan membutuhkan usaha lebih besar dibandingkan orang pada usia produktif. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus bertahan.
 
Baca Juga: Tak Terhenti Usai Lebaran 2026, Bansos PKH dan BPNT Dipastikan Tetap Cair untuk KPM di Berbagai Wilayah
 
Nenek Mas Amah tidak hanya bekerja untuk dirinya sendiri, tetapi juga memikul tanggung jawab besar sebagai pengasuh cucunya. Ia berupaya keras agar sang cucu tetap bisa makan, hidup dengan layak, dan memiliki harapan akan masa depan yang lebih cerah.
 
Di tengah kondisi yang serba terbatas, bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Sosial menjadi angin segar bagi kehidupannya. Bantuan tersebut memberinya kesempatan untuk kembali menjalankan usaha yang sempat terhenti.
 
Dengan penuh rasa syukur, Nenek Mas Amah mengungkapkan rasa syukur yang mencerminkan harapan sederhana namun penuh makna dalam menjalani hidup, "Alhamdulillah, dengan bantuan ini saya bisa usaha lagi. Mudah-mudahan cukup untuk kebutuhan saya dan cucu," ucapnya.
 
Baca Juga: Podium Bersejarah Veda Ega Pratama di Moto3 Grand Prix Brasil 2026: Strategi Cerdas dan Mental Baja Bawa Indonesia Bersinar di Panggung MotoGP Dunia
 
Bantuan tersebut tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi dirinya untuk tetap semangat menjalani hari-hari. Ia merasa tidak sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup yang selama ini dipikulnya.
 
Kisah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan hidup tidak mengenal batas usia. Semangat dan tekad yang kuat mampu membuat seseorang terus melangkah meskipun berada dalam kondisi yang tidak ideal.
 
Selain itu, kisah Nenek Mas Amah juga menunjukkan betapa besar kasih sayang seorang nenek terhadap cucunya. Pengorbanan yang dilakukan menjadi bukti nyata bahwa cinta keluarga sering kali hadir dalam bentuk kerja keras dan ketulusan tanpa pamrih.
 
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 1 Susulan Rp600 Ribu Cair Setelah Lebaran 2026, Tapi Hanya untuk 3 Kriteria Ini
 
Pada akhirnya, perjuangan Nenek Mas Amah bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga tentang menjaga harapan. Harapan agar cucunya bisa memiliki kehidupan yang lebih baik, serta harapan bahwa setiap usaha, sekecil apa pun, akan membawa perubahan di masa depan.***
Editor : Asep Suhendar
#Nenek Mas Amah #kemensos #ekonomi