Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisah Haru Siti Sumiati: Pernah Ditegur Ambil Beras, Kini Bisa Sekolahkan Anak Berkat Bansos PKH

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 24 Maret 2026 | 08:29 WIB

Siti Sumiati terbantu dengan adanya Bansos PKH dan BPNT.
Siti Sumiati terbantu dengan adanya Bansos PKH dan BPNT.

RADAR BOGOR - Di balik kemeriahan Idul Fitri, ada kisah perjuangan seorang ibu yang bertahan di tengah keterbatasan demi masa depan anak-anaknya.

Idul Fitri kerap dimaknai sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.

Namun bagi Siti Sumiati, makna kemenangan jauh lebih dalam yakni saat ia mampu mempertahankan harapan pendidikan anak-anaknya meski dihimpit kondisi ekonomi.

Siti mengaku, suaminya menjalani berbagai pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Suami Siti Sumiati, biasa bekerja di proyek bangunan jika ada panggilan.

Ketika tidak ada pekerjaan tetap, suaminya mengambil pekerjaan lain seperti membantu di sawah atau melakukan apa saja yang bisa menghasilkan uang.

Penghasilannya pun tidak menentu.

Dalam sehari, suaminya hanya bisa membawa pulang sekitar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu untuk kebutuhan dapur.

Di tengah kondisi tersebut, Siti pernah mengalami masa sulit yang tak terlupakan.

Ia menceritakan, momen ketika harus mengambil beras di warung secara utang demi memastikan anak-anaknya tetap bisa makan dan bersekolah.

Saat itu, ia bahkan sempat mendapat teguran dari pemilik warung.

Meski merasa sedih, Siti tetap bertahan karena kebutuhan anak-anaknya adalah prioritas utama.

“Rasanya sakit hati, tapi mau bagaimana lagi. Anak-anak harus sarapan dan tetap sekolah,” ungkapnya.

Perlahan, harapan mulai hadir ketika keluarganya menerima bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Bansos ini menjadi penopang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya Bansos PKH, kebutuhan pokok keluarga mulai terpenuhi dan pendidikan anak-anaknya tetap berjalan.

Siti mengaku, Bansos tersebut sangat berarti, bahkan menjadi faktor utama yang membuatnya mampu menyekolahkan anak hingga jenjang SMA.

Ia juga menyebut, adanya peningkatan jumlah bantuan yang diterima, yang membuat kondisi ekonomi keluarganya sedikit lebih stabil dibanding sebelumnya.

Selain PKH, bantuan lain seperti Bansos BPNT dan program sembako turut membantu meringankan beban hidupnya.

Siti pun menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas Bansos yang diberikan.

Ia merasa, program-program tersebut benar-benar membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang menjadi tulang punggung keluarga.

Kini, di momen Idul Fitri, Siti merasakan arti kemenangan yang sesungguhnya, bukan sekadar perayaan.

Tetapi, kemampuan untuk tetap bertahan dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#idul fitri #bpnt #bansos #Siti Sumiati #pkh