RADAR BOGOR — Momen Idul Fitri 1447 Hijriah belum sepenuhnya usai, namun jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia sudah disambut kabar gembira.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, sejumlah program bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dipastikan cair dalam minggu-minggu ini, bahkan sebagian besar disegerakan penyalurannya pasca arus mudik Lebaran 2026.
Yang paling dinantikan, para penerima BLT Kesra yang sebelumnya mencairkan bantuan melalui kantor pos kini mendapat kejutan tak terduga.
Berdasarkan data aplikasi SIKS-NG milik Kemensos serta konfirmasi dari PT Pos Indonesia, nama-nama KPM validasi baru eks BLT Kesra telah resmi tercantum dalam Basis Data Terpadu (BNBA) sebagai penerima PKH dan BPNT.
Artinya, mereka berhak menerima dua bansos sekaligus dalam satu waktu.
Lima Bansos yang Positif Cair Minggu Ini
1. PKH - Program Keluarga Harapan
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan tunai bersyarat utama dari Kemensos yang menyasar keluarga miskin dan rentan.
Penerima diwajibkan memenuhi sejumlah syarat, di antaranya anak harus aktif bersekolah, ibu hamil rutin memeriksakan kandungan, serta lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan perawatan semestinya.
Pencairan yang berlangsung minggu ini merupakan bagian dari penyaluran tahap 1 periode Januari–Maret 2026. Besaran bantuan per tahap yang diterima KPM adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia dan penyandang disabilitas berat: Rp600.000
KPM yang terdaftar akan mendapatkan undangan panggilan untuk pencairan di kantor pos terdekat. Saat pengambilan, wajib membawa KTP asli dan Kartu Keluarga (KK) asli.
2. BPNT - Bantuan Pangan Non Tunai (Bansos Sembako)
Selain PKH, penyaluran BPNT atau Bansos Sembako juga dipastikan cair melalui kantor pos dalam waktu dekat.
Program ini bertujuan menjamin ketahanan pangan keluarga miskin dengan memberikan akses terhadap bahan pokok berkualitas seperti beras, minyak goreng, dan telur.
Besaran bantuan BPNT untuk tahap Januari–Maret 2026 adalah Rp200.000 per bulan, atau sebesar Rp600.000 yang dicairkan sekaligus dalam satu kali penyaluran.
Kabar menggembirakan, tidak sedikit KPM yang tercatat menerima PKH dan BPNT secara bersamaan.
Artinya, dalam satu kunjungan ke kantor pos, KPM bisa membawa pulang dua bantuan sekaligus.
3. Bansos Beras dan Minyak Goreng
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional dan Kemensos juga melanjutkan penyaluran bantuan pangan langsung berupa beras dan minyak goreng.
Bantuan ini khusus diperuntukkan bagi daerah-daerah yang penyalurannya tertunda akibat jadwal yang berdekatan dengan hari raya Idul Fitri dan puncak arus mudik.
Setiap KPM berhak mendapatkan:
- Beras sebanyak 20 kg
- Minyak goreng sebanyak 4 liter
Penyaluran dilakukan langsung di tingkat desa atau kelurahan setempat. Masyarakat diimbau memantau pengumuman melalui grup RT/RW atau papan informasi Balai Desa untuk mengetahui jadwal pasti di wilayah masing-masing.
4. KIP / PIP - Kartu Indonesia Pintar / Program Indonesia Pintar
Bagi keluarga miskin yang memiliki anak usia sekolah, Maret dan April 2026 menjadi periode pencairan besar-besaran Program Indonesia Pintar (PIP).
Program bantuan pendidikan dari Kemendikbudristek ini bertujuan mencegah anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah.
Dana bantuan PIP dapat digunakan untuk berbagai keperluan pendidikan, mulai dari SPP, seragam, buku, alat tulis, transportasi, hingga kebutuhan belajar daring.
Besaran bantuan PIP per tahun adalah:
- SD/sederajat: Rp450.000
- SMP/sederajat: Rp750.000
- SMA/SMK/sederajat: Rp1.800.000
KPM yang memiliki anak usia sekolah dari jenjang TK hingga SMA dapat mengecek status penerimaan secara langsung melalui laman resmi pip.dikdasmen.go.id.
5. PKD Jakarta - Program Keluarga DKI Jakarta
Khusus bagi warga ibu kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menjalankan Program Keluarga DKI (PKD) yang merupakan program serupa PKH di tingkat daerah.
Program ini terintegrasi dengan data lokal DTSEN Jakarta sehingga proses penyalurannya diklaim lebih cepat dan lebih tepat sasaran dibandingkan program nasional.
Penyaluran PKD Jakarta untuk tahap 1 tahun 2026 telah berjalan. Banyak KPM di Jakarta sudah menerima notifikasi melalui SMS maupun aplikasi resmi.
Bagi warga Jakarta yang belum mendapat informasi, disarankan untuk mengecek langsung ke kantor kelurahan setempat atau melalui aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta.
Imbauan untuk KPM
Pemerintah mengimbau seluruh KPM yang namanya telah tervalidasi dan terdaftar dalam sistem untuk segera mempersiapkan dokumen yang diperlukan, yakni KTP asli dan Kartu Keluarga asli.
KPM diminta datang tepat waktu sesuai jadwal undangan dan terus memantau pengumuman resmi dari Kemensos maupun pemerintah daerah setempat.
Bagi masyarakat yang belum terdaftar namun merasa memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, dapat melaporkan diri melalui aparat desa/kelurahan atau mengakses aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store.***
Editor : Eli Kustiyawati