Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan PKH BPNT Susulan Tahap 1 Dimulai, Ini Daftar KPM yang Berhak Terima Bansos di Akhir Maret 2026

Robecca Sesaria • Kamis, 26 Maret 2026 | 15:36 WIB

Ilustrasi penyaluran bansos kepada KPM lansia
Ilustrasi penyaluran bansos kepada KPM lansia

RADAR BOGOR - Menjelang akhir Maret 2026, kabar positif kembali datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Informasi terbaru dari kanal YouTube Ariawanagus mengulas progres pencairan berbagai bantuan sosial (bansos).

Fokus utama pembaruan kali ini menyasar para KPM peralihan serta mereka yang sebelumnya tercatat sebagai penerima BLT Kesra.

Pencairan Khusus KPM Peralihan (Pos ke KKS)

Bagi Anda yang sebelumnya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia dan kini telah dialihkan ke kartu KKS (Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BSI), ada kabar baik.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah menuntaskan pencairan bagi golongan peralihan ini. Proses ini masuk dalam termin susulan atau tambahan untuk pencairan tahap 1 tahun 2026.

Jadi, bagi yang belum menerima dana di awal bulan, diharapkan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala.

Transformasi Penerima BLT Kesra Menjadi KPM Reguler

Kabar yang paling dinanti adalah bagi para KPM yang pada tahun sebelumnya (2025) menerima BLT Kesra dan bantuan penebalan.

Saat ini, banyak dari mereka yang statusnya naik menjadi penerima bantuan reguler.

"Sekarang sudah banyak menemukan kabar baik di mana KPM-KPM ini banyak yang akhirnya juga menjadi KPM reguler, baik bantuan PKH, BPNT ataupun keduanya," ucap narator YouTube tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa perubahan status ini dilakukan secara selektif. Pemerintah tetap mengacu pada data Desil 1 hingga 4 (tingkat kesejahteraan terendah) untuk menentukan siapa yang berhak masuk ke dalam program PKH maupun BPNT reguler.

Pencairan untuk golongan ini mayoritas masih dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Langkah yang Harus Dilakukan KPM

Bagi Anda yang ingin memastikan status bantuan, disarankan untuk:

1. Cek secara berkala melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos.

2. Berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing untuk melihat update data di SIKS-NG.

3. Pastikan data kependudukan tetap padan agar tidak menghambat proses validasi sistem.

Pemerintah terus berupaya agar bantuan ini tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan guna meningkatkan taraf hidup keluarga pra-sejahtera.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #kpm #bansos