RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali berlangsung setelah libur Lebaran Maret 2026, seiring normalnya aktivitas layanan publik dan distribusi.
Berbagai program yang sebelumnya tertunda kini dilanjutkan secara bertahap, terutama untuk kategori susulan yang belum tersalurkan pada periode awal tahun.
Proses ini mencakup penyaluran melalui lembaga penyalur seperti PT Pos Indonesia maupun melalui sistem perbankan bagi penerima yang telah memiliki akses rekening bantuan sosial.
Mengutip dari kanal Youtube Pendamping Sosial, beberapa jenis bantuan yang disalurkan pasca Lebaran mencakup Program Keluarga Harapan tahap 1 kategori susulan, yang ditujukan kepada KPM yang belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya.
Selain itu, Bantuan Pangan Non-Tunai tahap 1 juga kembali disalurkan, baik melalui Kartu Keluarga Sejahtera maupun melalui penyaluran langsung oleh PT Pos.
“Yang kedua adalah bantuan sembako atau bpnt yang penyalurannya masih akan disalurkan pasca lebaran,” ungkap narator dalam kanal Youtube Pendamping Sosial.
Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng turut dilanjutkan di sejumlah wilayah yang sebelumnya mengalami keterlambatan distribusi, khususnya bagi masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga 4.
Sementara itu, penyaluran BLT Dana Desa untuk periode Januari hingga Maret dilakukan oleh pemerintah desa yang sebelumnya belum merealisasikan pembagian sebelum hari raya.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos, perubahan juga terjadi pada data penerima manfaat, khususnya berkaitan dengan sistem desil yang digunakan sebagai dasar penentuan bantuan.
Sejumlah KPM yang berada pada kategori desil 5 ke atas tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan pada tahun 2026. Kuota yang tersedia kemudian dialihkan kepada masyarakat yang berada pada desil lebih rendah, sehingga muncul penerima baru hasil pemutakhiran data.
Dalam beberapa kasus, individu yang sebelumnya hanya menerima bantuan terbatas kini tercatat sebagai penerima program PKH dan BPNT.
Untuk penerima baru, proses penyaluran lebih banyak dilakukan melalui PT Pos karena pembukaan rekening bantuan sosial masih memerlukan tahapan administrasi tambahan.
Di sisi lain, bansos reguler tahap berikutnya belum masuk jadwal pencairan pada bulan Maret. Untuk program PKH dan BPNT tahap 2, proses verifikasi data direncanakan berlangsung pada bulan April, dengan estimasi pencairan yang mengarah ke Mei atau Juni 2026.
Adapun Program Indonesia Pintar tahap awal diperkirakan mulai disalurkan setelah periode Lebaran atau mendekati tahun ajaran baru, mengikuti siklus penyaluran yang berlaku.***
Editor : Eli Kustiyawati