RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kabar menggembirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia, di mana sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima surat undangan pencairan bansos PKH BPNT melalui Kantor Pos Indonesia.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, pencairan bansos PKH BPNT tahap pertama tahun 2026 untuk alokasi Januari hingga Maret mulai dilakukan secara bertahap.
Salah satu laporan datang dari wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Seorang warga mengaku telah menerima undangan pencairan BPNT sebesar Rp600.000 yang dijadwalkan diambil keesokan harinya di kantor pos setempat.
Menariknya, pencairan kali ini banyak menyasar KPM baru.
Mereka yang sebelumnya menerima BLT Kesra namun belum terdaftar sebagai penerima PKH maupun BPNT, kini mulai masuk dalam daftar penerima bantuan.
Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh program bantuan reguler.
Di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kabar serupa juga datang.
KPM di daerah tersebut mulai melakukan pencairan bantuan pada Jumat, 27 Maret 2026 di Kantor Pos Pleret.
Total bantuan yang diterima mencapai Rp1.350.000, dengan rincian Rp600.000 untuk BPNT dan Rp750.000 untuk PKH.
Sementara itu, di Kota Cimahi, Jawa Barat, warga juga melaporkan telah menerima surat undangan pencairan bansos.
Salah satu penerima bahkan mengungkapkan total bantuan yang akan diterima mencapai Rp1.575.000, terdiri dari Rp975.000 bantuan PKH dan Rp600.000 BPNT.
Bantuan ini merupakan tahap pertama sekaligus susulan bagi penerima yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan.
Tak hanya di Pulau Jawa, kabar pencairan juga datang dari luar daerah.
Warga Tanjung Balai, Sumatera Utara, mulai mendapatkan undangan pencairan dengan nominal BPNT sebesar Rp600.000.
Di wilayah Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara, pencairan juga telah dilakukan khusus untuk KPM baru, bahkan disertai harapan tambahan bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Di Kota Medan, Sumatera Utara, khususnya wilayah Medan Deli, warga juga melaporkan telah menerima undangan pencairan BPNT sebesar Rp600.000.
Undangan tersebut diterima pada hari Sabtu, dan warga diminta datang langsung ke kantor pos untuk proses pencairan.
Secara keseluruhan, pencairan bansos kali ini menunjukkan pemerataan yang mulai dirasakan oleh masyarakat di berbagai daerah.
Terutama bagi KPM baru yang belum memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), mekanisme pencairan melalui Kantor Pos menjadi solusi efektif.
Masyarakat kini berharap agar pencairan bantuan sosial dapat terus berlanjut secara merata dan tepat sasaran.
Baca Juga: Starbucks Indonesia Ajak Potterhead ke Dunia Sihir Lewat Kolaborasi Harry Potter
Pemerintah pun diharapkan terus memperbarui data penerima agar tidak ada lagi warga yang layak namun terlewat dari bantuan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga