Kabar Gembira, Pemerintah Diprediksi Bakal Percepat Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai April 2026
Kholikul Ihsan• Selasa, 31 Maret 2026 | 17:12 WIB
Ilustrasi KPM bansos mencairkan dana bantuan.
RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan percepatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 yang dijadwalkan cair mulai 1 April 2026 melalui Bank Himbara dan Kantor Pos.
Langkah ini diambil bersamaan dengan penyaluran tiga bantuan tambahan yang memasuki batas akhir pencairan pada Selasa, 31 Maret 2026, bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, melansir dari kanal YouTube Kabar Bansos.
Pemerintah berupaya memastikan ketahanan pangan dan daya beli masyarakat tetap stabil memasuki kuartal kedua tahun 2026. Selain itu, terdapat kebijakan Graduasi Alami, di mana KPM yang sudah menerima bantuan lebih dari 5 tahun atau ekonominya meningkat akan digantikan oleh penerima baru (termasuk eks penerima BLT Kesra 2025) agar bantuan lebih merata dan tepat sasaran.
Ciri-Ciri KPM yang Pasti Cair di Tahap 2 (April-Juni 2026)
Perlu diketahui, tidak semua penerima lama otomatis mendapatkan bantuan kembali. Berikut adalah syarat teknis yang harus terpenuhi:
1. Terdaftar di DTKS: Pastikan data Anda aktif dan padan dengan Dukcapil.
2. Status Desil Rendah: Khusus untuk PKH dan BPNT, status desil Anda harus berada di angka 1, 2, 3, atau 4. Jika sudah naik ke desil 5 ke atas, bantuan otomatis terhenti.
3. Memiliki Komponen (Khusus PKH): Masih memiliki anak sekolah (SD/SMP/SMA), balita, ibu hamil, lansia, atau disabilitas dalam satu KK.
4. Bukan Penerima Ganda: Bagi penerima BLT Dana Desa, dipastikan tidak bisa menerima PKH/BPNT secara bersamaan.
Pastikan Anda mengambil bantuan tepat waktu sesuai jadwal di surat undangan Kantor Pos. Jangan berikan kartu KKS atau PIN Anda kepada orang lain untuk menghindari potongan liar atau penyalahgunaan dana, sebagaimana yang telah disampaikan Kemensos melalui akun media sosial resminya.
“Setiap proses layanan, mulai dari pendaftaran, pemutakhiran data, hingga penyaluran bantuan sosial tidak dipungut biaya apapun,” jelas video dalam postingan akun instagram @kemensosri.***