Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gegara Kasus BBM Palsu, Sejumlah SPBU Kabupaten Bogor Digerebek

Rany Sinaga • Selasa, 2 April 2024 | 21:49 WIB
Marak kasus BBM palsu, tim pengawasan gabungan menyidak sejumlah SPBU di Kabupaten Bogor. Septi/Radar Bogor
Marak kasus BBM palsu, tim pengawasan gabungan menyidak sejumlah SPBU di Kabupaten Bogor. Septi/Radar Bogor


CIAWI-RADAR BOGOR, Marak kasus BBM palsu, tim pengawasan gabungan menyidak sejumlah SPBU di Kabupaten Bogor.





Tim yang menelusuri kasus BBM palsu itu, terdiri dari unsur Pemkab Bogor melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) bersama PT Pertamina Patra Niaga, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) dan Kemetrologian itu menyidak dua SPBU pada Selasa, (2/4).





Kepala Bidang Tertib Niaga pada Disdagin Kabupaten Bogor Anton Sudjana mengatakan, dua SPBU yang didatangi imbas kasus BBM palsu tersebut, yakni SPBU Jalan Mayor Oking Cibinong, dan SPBU 21 Rest Area Jagorawi.





"Pengawasan ini bertujuan agar memberikan jaminan kepada masyarakat terutama di jalur mudik bahwa SPBU di Kabupaten Bogor tingkat toleransinya aman," ungkapnya kepada wartawan.





Baca juga: Cek! Harga BBM Jelang Lebaran 2024, Pertalite Segini





Dari hasil sidak yang dilakukannya, Anton mengaku dua SPBU tersebut masih dalam atau sesuai ambang toleransi. Sebab, angka rata-rata BBM di Kabupaten Bogor maksimal 100 batas ambang toleransi.





"Kita juga meminta kepada SPBU agar memasang spanduk sebagai bukti bahwa SPBU itu sudah melakukan tera dan pengawasan, bahkan bila perlu logo kemetrologian dipasang," tegasnya.





Sementara, Sales Branch Manager VII Jabode PT Pertamina Patra Niaga, Bastian Wibowo meminta, agar semua SPBU di Kabupaten Bogor dapat patuh terhadap aturan baik dari Pertamina maupun Metrologi.





"Kami juga mengingatkan ke semua SPBU di Kabupaten Bogor agar memberikan jaminan terbaik kepada masyarakat," ucapnya.





Selain itu, pihaknya juga meminta kepada semua SPBU untuk meningkatkan pengecekan tera, demi memastikan kualitas yang disalurkan kepada masyarakat, imbas kasus BBM palsu.





"Bukan cuman masalah tera, tetapi seluruhnya mulai dari penyalurannya, CCTV, digitalisasi agar memastikan kualitas dan kuantitas yang disalurkan masyarakat itu terjamin, imbas kasus BBM palsu," tandasnya.(cok)





Penulis: Septi
Editor: Rany Puspitasari


Editor : Rany Sinaga
#spbu #BBM palsu #kabupaten bogor