RADAR BOGOR - Pedagang mengeluhkan adanya sistem parkir di Rest Area Gunung Mas, Puncak.
Pasalnya, adanya biaya parkir untuk masuk ke Rest Area Gunung Mas tersebut, membuat pengunjung makin enggan berkunjung.
Salah satu pedagang, Fadil mengaku, pengunjung kian sepi setelah adanya sistem parkir di Rest Area Gunung Mas Puncak.
Baca Juga: Soroti Bangunan SMPN 1 Sukajaya di Hardiknas, Pj Bupati Janjikan Perbaikan
"Udah mah sepi pengunjung, sekarang ada karcis parkir, pengunjung juga ga ada yang datang," ungkapnya kepada Radar Bogor, Kamis (2/5).
Menurutnya, hanya sedikit dari pedagang yang bertahan untuk berjualan di kios Rest Area Puncak.
Berbeda saat berjualan di ruas Jalan Raya Puncak, omzet di rest area tersebut hanya cukup untuk menutupi biaya operasional.
Sementara di sisi ruas Jalan Raya Puncak, para pedagang bisa meraup untung hingga ratusan ribu.
"Pengunjung juga ke sini tidak ada tujuan, kita sih berharap ada wahana atau apa yang bisa tarik pengunjung ke sini," ujarnya.
Apalagi dengan adanya sistem parkir, Fadli pesimis rest area akan didatangi banyak kunjungan.
Untuk diketahui, pengunjung Rest Area Gunung Mas harus membayar biaya parkir kepada pengelola.
Sebelum masuk ke area rest, pengunjung diberikan karcis parkir dari pintu depan.
Untuk kendaraan roda dua atau motor, dibebani biaya Rp 2 ribu untuk satu jam pertama.
Naik sebanyak Rp 1 ribu untuk jam berikutnya di Rest Area Gunung Mas.
Hal itu juga berlaku untuk kendaraan roda empat yang parkir di Rest Area Gunung Mas.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga