RADAR BOGOR - Bencana longsor yang terjadi di Jalan Cilebut (Jembatan Dua) pada Sabtu (30/4/2024), hingga saat ini belum mendapat penanganan.
Longsor di Jembatan Dua yang berimbas pada runtuhnya sebagian ruas jalan tersebut, saat ini mulai dikeluhkan warga, lantaran menimbulkan kemacetan panjang.
Antrean kendaraan mengular di ruas jalan sekitar Jembatan Dua, karena pengendara harus melintas secara bergantian.
Meski begitu, nyatanya upaya penanganan hingga saat belum dilakukan maksimal.
Bahkan upaya pembangunan Tembok Penahan Tanah belum diketahui kapan akan berlangsung.
Pengelola SDA UPTD Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Dinas SDA Jabar Yulianti Juhendah mengatakan, penanganan di lokasi tersebut masih diusulkan.
Pihaknya belum dapat memastikan kapan perbaikan akan dimulai.
"Belum bisa dipastikan kapan penanganannya. Sekarang masih diusulkan," ujarnya saat dikonfirmasi Radar Bogor, Senin (6/5/2024).
Ia menyebut, saat ini pihaknya membersihkan material longsor yang menutupi aliran air Sungai Cipakancilan.
Longsor yang terjadi pada tebingan setinggi 20 meter di Jembatan Dua itu, membuat abutmen jembatan lama jatuh dan menutupi sungai.
"Agak sulit untuk pembongkarannya. Karena berat. Pembersihan ini kami lakukan agar aliran sungai di Jembatan Dua tidak tersumbat, dan menyebabkan longsor susulan," terang dia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga