RADAR BOGOR - Selama libur panjang Iduladha, beberapa kawasan wisata di wilayah Sukamakmur Bogor, banyak dikunjungi dan menjadi alternatif kunjungan wisata alam.
Banyaknya wisatawan berkunjung ke Sukamakmur Bogor, saat Iduladha kemarin, diungkap Camat Sukamakmur Bakri Hasan.
Menurut dia, libur panjang Iduladha sejak Sabtu lalu, Kawasan Sukamakmur Bogor dipenuhi wisatawan dari Bekasi dan Jakarta.
Beberapa tempat yang ramai dikunjungi wisatawan, seperti Vila Khayangan, Curug Cipamingkis, Curug Ciherang, Nirvana Valley, Green Villas serta Situ Gede.
"Tentunya dengan terus meningkatnya kunjungan wisatawan ke wilayah Sukamakmur, ini berdampak luar biasa ke ekonomi warga," ungkapnya.
Namun ia berharap, faktor yang menunjang kunjungan wisatawan ke wilayah Sukamakmur bisa memprioritaskan kualitas infrastruktur di kawasan ini.
"Saya yakin kalau infrastruktur di Sukamakmur kondisi baik semua, tentu akan menjadi destinasi alternatif selain Puncak," jelasnya.
Ketua BUMDES Sinar Makmur, Desa Sirnajaya Agus Salim menyebut, kawasan Sukamakmur saat sudah berbeda dengan 10 tahun lalu.
Tidak hanya udaranya yang sejuk, tapi perkebunan kopi di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan.
"Alhamdulillah dengan terbukanya akses jalan sekarang di Desa Sirnajaya menjadi salah satu penghasil kopi terbesar di Kabupaten Bogor dengan harga jual bersaing di pasaran," kata Agus Salim.
Saat ini harga biji kopi yang di hasilkan dari perkebunan warga dengan kualitas sedang Harga tiket masuk Rp 25 ribu, Harga kopi asalan 61 Ribu per Kg Sampai 63 Ribu per kilogram.
Harga kopi great 1 75 ribu sampai dengan 78 ribu per kilogramnya.
Tidak hanya kopi kemasan curah saja, Bumdes Sinar Makmur juga berencana memproduksi jenis kopi sachet ke pasaran.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga