Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kreatif! Warga Tanah Sareal Bogor Manfaatkan Air Selokan Buat PLTA untuk Memasok Listrik ke Fasilitas Umum

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 11 Juli 2024 | 16:40 WIB
Ketua RW 07 Kelurahan Tanah Sareal, Anas Subarnas menunjukkan PLTA sederhana yang mereka buat untuk memasok listrik.
Ketua RW 07 Kelurahan Tanah Sareal, Anas Subarnas menunjukkan PLTA sederhana yang mereka buat untuk memasok listrik.

RADAR BOGOR, Warga RW 07 Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor punya cara unik untuk memasok listrik ke fasilitas umum.

Mereka memanfaatkan air selokan sebagai tenaga pembangkit listrik PLTA yang akan dimanfaatkan untuk masyarakat.

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mereka berupa kincir air berukuran setengah meter yang berputar di aliran selokan.

Kincir ini bisa memasok listrik untuk sejumlah fasilitas umum di RW 07, Kelurahan Tanah Sareal.

Ketua RW 07 Kelurahan Tanah Sareal, Anas Subarnas mengatakan, ide membuat PLTA ini berawal dari mata air yang mengaliri tempat mereka.

Melihat potensi air yang melimpah itu, akhirnya mereka memanfaatkannya dengan membuat PLTA.

"Awalnya untuk kolam ikan kemudian dipakai untuk PLTA. Karena sayang dibuang-buang air dari mata air itu," katanya kepada Radar Bogor, Kamis (11/7/2024).

Pembuatan PLTA ini pun memanfaatkan barang-barang bekas. Mulai dari pelek motor, helm bekas, dan barang bekas lainnya dipotong kemudian disatukan. Setelah itu mereka mencari dinamo yang akan menggerakkan kincir air tersebut.

"Mungkin ini salah satu PLTA unik di Kota Bogor karena kalau di desa-desa mungkin banyak PLTA sedangkan di kota jatang. Kami salah satu yang buat di kota Bogor ini," ujarnya.

Adapun listrik yang dihasilkan oleh PLTA sederhana ini yaitu 12 vol DC. Kemudian mereka buat paralel untuk dialirkan ke fasum di sekitar kincir.

Saat ini fasum yang menggunakan PLTA ini yaitu pos satpam, balai RW, tempat maggot, dan tempat hidroponik.

"Ini akan dikembangkan terus karena sekarang memang belum stabil alirannya. Jadi listriknya juga belum kuat kecuali saat hujan deras," bebernya.

Hasil kerja warga RW 07 ini pun sudah dilirik oleh pemerintah kecamatan dan kelurahan. Anas menyebut PLTA ini sempat ingin diajukan di lomba Bogor Innovation Award tahun ini.

"Namun tidak masuk kategori karena belum setahun kami bangun jadi masih menunggu dan sembari dikembangkan," katanya.

Anas menuturkan dengan adanya PLTA ini sudah sangat membantu masyarakat, khususnya untuk fasilitas umum.

Dia berharap bisa terus mengembangkan PLTA ini agar bisa membantu ekonomis masyarakat Kelurahan Tanah Sareal.

"Manfaat yang sudah terasa itu karena ini untuk penerangan hidroponik sehingga hasilnya bisa dijual. Jadi masyarakat yang mengelolanya sudah mendapatkan nilai ekonomis," jelasnya.(rp1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #plta #Tanah Sareal #listrik