RADAR BOGOR - Upaya keras warga RW 7 Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dalam menjaga lingkungan akhirnya berbuah penghargaan Kampung Iklim, yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Berkat usahanya itu, mereka diganjar penghargaan Kampung Iklim di Bogor, dengan Predikat Utama oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Penyerahan penghargaan Kampung Iklim dilakukan dalam helaran Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, dan Energi Baru Terbarukan (LIKE) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat (9/8/2024).
Ketua RW 7 Kelurahan Tanah Sareal, Anas Subarnas amat bahagia dengan capaian tersebut. Ia bersyukur segala upaya yang ia lakukan bersama warganya bisa mendapat apresiasi maksimal.
Ia menjelaskan, untuk meraih penghargaan itu mereka melakukan serangkaian kegiatan adaptasi mitigasi dalam menjaga lingkungan.
"Di antaranta pemeliharaan mata air, penanganan limbah, pengelolaan sampah lewat bank sampah dan maggot, pemilahan sampah, penghijauan, pembuatan kompos," ujarnya.
Terbaru, mereka membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sederhana di lingkungannya yang digerakan oleh aliran air dari selokan. Alat ini kemudian digunakan untuk mengaliri listrik ke Fasilitas Sosial, Fasilitas Umum, serta pompa untuk hidroponik.
Sekretaris ProKlim RW 7, Siti Rochmah menyebut seluruh upaya itu telah mereka lakukan sejak beberapa tahun lalu. Sementara rangkaian penilaian telah dilakukan sejak awal Januari 2023 kemarin.
"Penilaiannya sangat detil. Namun alhamdulillah semuanya membuahkan hasil kami mendapat apresiasi dari Kementerian," tuturnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto bangga dengan prestasi ini. Menurutnya raihan tersebut berkat kerja keras dan partisipasi aktif warga RW 7 Keljrahan Tanah Sareal.
"Proklim ini merupakan Program KLHK yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan aksi lokal. Tujuannya meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Jadi sangat lerlu partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan," ujarnya.
Denni berharap prestasi RW 7 dapat menular ke RW lain di Kota Bogor sehingga semakin banyak wilayah yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
Ke depan ia berjanji akan terus membina warga di RW 7 sehingga dapat terus meraih predikat utama hingga akhirnya berhasil mendapat penghargaan yang tertinggi yakni predikat lestari.
"Kami harap warga tidak cepat puas dan terus konsisten menjaga lingkungannya seperti sekarang," tekannya. (Fat)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga