RADAR BOGOR - Tawuran antar kampung yang terjadi di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada Minggu (18/8/2024) dini hari bukan kali pertama terjadi. Hal itu dikatakan Kepala Desa Candali Mad Yani.
Kepada Radar Bogor ia mengatakan, tawuran antar kampung itu sudah sering terjadi. "Untuk tawuran sampai ada korban jiwa, baru kali ini. Sebelumnya memang sudah sering," katanya kepada Radar Bogor.
Kata dia, pihaknya juga sering melakukan pembubaran tawuran antar kampung tersebut. "Sering sekali kami bubarkan. Saat mau tawuran kami bubarkan," tuturnya.
Pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polsek Rancabungur jika massa yang hendak tawuran tidak bisa dikendalikan.
Diberitakan Radar Bogor sebelumnya, tawuran antara kampung terjadi di Bogor pada Minggu (18/8/2024).
Informasi yang dihimpun Radar Bogor, tawuran antara kampung terjadi di Desa Candali, Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor.
Akibat tawuran antar kampung itu, satu orang warga dikabarkan meninggal dunia karena menderita luka bacok.
Kapolsek Rancabungur Ipda Azis Hidayat memaparkan, dari hasil olah TKP, tawuran antar kampung itu berawal dari dua kelompok remaja di Kampung Pok Tua Kemang dengan kelompok remaja Kampung Candali Rancabungur janjian melakukan aksi tawuran.
Kata Azis, tawuran antar kampung itu mengunakan senjata tajam jenis cerulit. Saat tawuran, satu orang dari kelompok Kampung Pok Tua menjadi korban. Saat ini polisi sedang melakukan penangkapan terhadap para pelaku tawuran tersebut. (all)
Editor : Yosep Awaludin