Harga Emas Dunia Tembus USD 4.500 per Ons, Naik 10,92 Persen dalam Sebulan

RADAR BOGOR – Harga emas dunia kembali mencatat penguatan menjelang akhir pekan.
Logam mulia tersebut berhasil menembus level USD 4.500 per ons dan melanjutkan tren positif selama tiga pekan berturut-turut.
Berdasarkan data Trading Economics, harga emas naik 1,09 persen hingga berada di posisi USD 4.566,14 per ons.
Penguatan juga terjadi pada harga perak yang tercatat naik 1,72 persen ke level USD 69,249, dari sebelumnya USD 62,99.
Trading Economics menyebut harga emas masih mampu bertahan di zona penguatan meskipun imbal hasil Treasury AS kembali meningkat setelah sempat mengalami penurunan pada Rabu.
Kondisi tersebut terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap upaya pemerintah Amerika Serikat dalam menekan biaya pinjaman jangka panjang yang dinilai belum tentu memberikan dampak permanen.
Baca Juga: Halte Biskita Kebun Raya Bogor Dipercantik, Air Alam Pasang CCTV Cegah Vandalisme
“Emas tetap berada dalam tren penguatan meski imbal hasil Treasury kembali naik. Pasar masih mencermati langkah pemerintah dalam mengendalikan biaya pinjaman jangka panjang yang kemungkinan hanya memberikan efek sementara,” demikian keterangan Trading Economics.
Harga Emas Naik Lebih dari 10 Persen dalam Sebulan
Penguatan harga emas tidak hanya terlihat dalam beberapa hari terakhir. Dalam satu bulan terakhir, harga logam mulia tersebut telah melonjak 10,92 persen.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, harga emas bahkan telah mengalami kenaikan hingga 35,45 persen.
Trading Economics juga mencatat harga emas secara historis pernah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level 5.608,35 pada Januari 2026.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




