Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Program Mentorship Mitra Bukalapak Libatkan Warung Hingga Agen Pulsa

Muhammad Ruri Ariatullah • Senin, 8 Juli 2024 | 05:20 WIB
Program Mentorship Batch 5 mitra Bukalapak Libatkan pemilik warung hingga agen pulsa terhadap pengembangan bisnis usaha. (IST)
Program Mentorship Batch 5 mitra Bukalapak Libatkan pemilik warung hingga agen pulsa terhadap pengembangan bisnis usaha. (IST)

RADAR BOGOR-Komitmen Mitra Bukalapak menciptakan peluang baru dan membangun keberlanjutan bisnis usaha mikro di Indonesia terus berlanjut.

Dengan membawa misi pemberdayaan "Dari Mitra untuk Mitra", platform online-to-offline (O2O) unggulan Bukalapak ini kembali menyelenggarakan kegiatan pendampingan intensif bertajuk Mitra Mentorship Program Batch 5.

Program tersebut diadakan sepanjang 24 Juni hingga 3 Juli 2024 dan melibatkan ratusan pemilik warung serta agen pulsa untuk saling belajar dan mengembangkan bisnis.

Melalui forum daring di grup WhatsApp, program Mentorship kali ini menghadirkan tiga modul pembelajaran dalam lingkungan yang kolaboratif.

Seorang pemilik kios pulsa asal Bekasi, Wahyu Prasetia, yang sukses membesarkan kios pulsanya jadi sentra produk virtual. Bahkan dirinya terpilih sebagai mentor, yang telah menginspirasi pemilik warung dan agen pulsa lainnya.

Semula, ia hanya mendirikan kios pulsa sebagai usaha sampingan sambil bekerja kantoran.

Namun, keterbatasan jumlah pelanggan yang datang justru memantik minat Wahyu untuk bergabung dengan Mitra Bukalapak pada tahun 2021.

Keterampilan ini tidak lepas dari peran Komunitas Juwara, yang membantunya menemukan produk digital dan keuangan yang tepat bagi pelanggan melalui riset pasar sederhana.

"Komunitas Juwara juga membantu saya memahami lebih banyak hal terkait strategi penjualan dan komunikasi pelanggan. Setiap produk pasti menemukan pembelinya," ungkapnya.

Berkat edukasi dari Komunitas Juwara, kios pulsa “Barokah Cell” miliknya mengalami kenaikan jumlah pelanggan hingga sepuluh kali lipat dan mencapai pendapatan senilai Rp 50 juta per bulan.

"Di sini karena banyak kuli bangunan, Kirim Uang jadi fitur yang cukup diminati. Saya tertarik bikin promo kecil-kecilan, transaksi dengan jumlah tertentu bisa tebus token tanpa biaya admin," kata Wahyu.

Dengan keuntungan yang diperoleh, variasi produk di kios semakin berkembang. Bukan hanya produk digital dan keuangan, sekarang ada aksesoris handphone juga.

Kampanye ini juga sukses membantu para Mitra Bukalapak meningkatkan transaksi mereka. Bahkan kampanye ini berhasil mendorong para Mitra mencapai angka transaksi tertinggi sejak setahun terakhir secara kolektif.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk mempunyai usaha dan memperoleh penghasilan tambahan dengan hanya bermodalkan handphone, meski tanpa toko fisik," ucap AVP Marketing & Partnership Mitra Bukalapak, Gitaditya Witono.

Mitra Bukalapak kemudian akan memfasilitasi kebutuhan media promosi mereka dengan pembuatan kartu nama gratis, iklan yang menggunakan foto dan rekaman suara mereka sendiri, serta kesempatan menjadi pencipta konten berbayar.

"Dengan demikian, kami bisa menghadirkan sumber penghasilan baru yang berkelanjutan bagi para pengusaha mikro seperti warung dan agen pulsa," jelasnya. (*/abi)

Editor : Muhammad Ruri Ariatullah
#Mitra