Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kekayaan Miliarder Dunia Naik Rp32.546 triliun, Ketimpangan Kaya-Miskin Global Kian Lebar

Siti Dewi Yanti • Jumat, 24 Januari 2025 | 07:55 WIB
Elon Musk dan Jeff Bezos tetap mendominasi posisi teratas dengan kekayaan lebih dari USD 200 miliar.
Elon Musk dan Jeff Bezos tetap mendominasi posisi teratas dengan kekayaan lebih dari USD 200 miliar.

RADAR BOGOR – Kekayaan miliarder dunia mengalami lonjakan signifikan pada 2024. Penambahan mencapai USD 2 triliun (sekitar Rp32.546 triliun).

Lonjakan itu adalah peningkatan tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Laporan terbaru dari Oxfam berjudul Takers Not Makers mengungkapkan, peningkatan kekayaan miliarder dunia itu setara dengan sekitar USD 5,7 miliar per hari.

Oxfam memperkirakan bahwa dunia kini berada di jalur untuk memiliki lima triliuner dalam waktu sepuluh tahun ke depan.

Hal itu menjadi sebuah perubahan signifikan dari prediksi sebelumnya yang hanya memperkirakan satu triliuner dalam dekade yang sama.

Laporan tersebut dirilis bersamaan dengan berlangsungnya Forum Ekonomi Dunia tahunan di Davos.

Dalam forum itu, para pemimpin politik, eksekutif perusahaan besar, dan miliarder yang sangat berpengaruh berkumpul.

’’Ekspansi kekayaan ini sangat mencolok dan menunjukkan ketimpangan yang semakin lebar,’’ kata Anna Marriott, pemimpin kebijakan ketimpangan Oxfam.

Sebagian besar peningkatan kekayaan miliarder dunia itu disebabkan kenaikan nilai saham di bursa global, yang berkontribusi signifikan terhadap lonjakan tersebut.

Oxfam juga menyoroti bahwa kekayaan miliarder global kini didominasi kekuatan monopoli dan hubungan erat dengan kekuasaan politik.

’’Kekayaan terbesar sering kali bukan hasil dari kerja keras, tetapi lebih pada warisan, kronisme (praktik pemberian keuntungan berdasar hubungan dekat dengan penguasa), dan kekuasaan monopoli.’’ Demikian menurut laporan tersebut.

Oxfam juga mencatat bahwa dalam daftar miliarder terkaya dunia versi Forbes seperti Elon Musk, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg tetap mendominasi posisi teratas dengan kekayaan masing-masing yang mencapai lebih dari USD 200 miliar.

Laporan tersebut menyoroti ketimpangan yang semakin parah.

Sekitar 3,6 miliar orang atau hampir 44 persen dari populasi dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan menurut Bank Dunia. Yaitu, pendapatan kurang dari USD 6,85 (sekitar Rp 111.546) per hari.

Lebih memprihatinkan lagi, satu dari sepuluh perempuan di dunia hidup dalam kemiskinan ekstrem, yaitu dengan pendapatan di bawah USD 2,15 (sekitar Rp35.000) per hari.

Jumlah perempuan yang hidup dalam kondisi tersebut lebih banyak 24,3 juta dibandingkan laki-laki.

Dalam laporan itu, Oxfam memperingatkan bahwa kemiskinan ekstrem tetap tinggi dan upaya untuk mengurangi kemiskinan telah terhenti.

Oxfam juga mengingatkan perlu ada perubahan besar dalam sistem ekonomi global. (din/c7/bay)

Editor : Siti Dewi Yanti