Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berkat Fitur Interaktif dan Kampanye Kreatif, Penjualan di TikTok Shop by Tokopedia Meningkat Hingga 40 Persen Awal Ramadhan 2025

Yosep Awaludin • Selasa, 25 Maret 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi TikTok by Tokopedia
Ilustrasi TikTok by Tokopedia

RADAR BOGOR - Awal Ramadhan 2025 mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah penjual di TikTok Shop by Tokopedia, dengan peningkatan mencapai 40 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan ini sejalan dengan sinergi antara TikTok Shop dan Tokopedia, yang menawarkan platform interaktif bagi para penjual untuk memasarkan produk mereka melalui video pendek dan siaran langsung.

Melissa Siska Juminto, Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok e-Commerce, mengungkapkan bahwa selama kampanye Ramadan Ekstra Seru, sebanyak 72 juta konten video pendek telah diunggah dalam minggu pertama Ramadan.

Angka ini menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana jumlah konten selama satu bulan penuh hanya mencapai jutaan.

Kolaborasi ini juga tercermin dalam rebranding logo TikTok Shop menjadi TikTok Shop by Tokopedia, yang bertujuan memperkuat identitas merek dan meningkatkan kredibilitas penjual serta UMKM di kedua platform.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan melalui integrasi fitur-fitur interaktif yang ditawarkan oleh TikTok.

Fitur siaran langsung atau live streaming di TikTok mencatat lebih dari 2 miliar penonton di awal Ramadan.

Hal ini menandakan bahwa live streaming telah menjadi alat pemasaran yang efektif bagi para penjual untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, membangun komunitas, dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia dan TikTok e-Commerce, menyatakan bahwa kampanye Ramadan Ekstra Seru menjadi salah satu upaya terbesar untuk membantu konsumen memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran.

Kampanye ini juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal melalui berbagai inisiatif kreatif dan interaktif.

Salah satu contoh sukses datang dari brand fashion lokal, Gaudi, yang berhasil meningkatkan penjualan hingga dua kali lipat setelah memanfaatkan fitur live streaming di TikTok.

Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh fitur interaktif dalam meningkatkan keterlibatan konsumen dan mendorong penjualan.

Selain itu, tren belanja selama Ramadan menunjukkan peningkatan transaksi yang signifikan pada jam sahur, dengan lonjakan hingga 10 kali lipat.

Momen sahur dianggap sebagai waktu emas bagi para penjual untuk menawarkan produk mereka, memanfaatkan waktu luang konsumen sebelum memulai aktivitas harian.

Produk-produk yang paling laris selama periode ini meliputi baju muslim wanita, parfum, skincare, make up, dan hampers Ramadan.

Kategori-kategori ini menunjukkan minat konsumen yang tinggi terhadap produk fashion dan kecantikan, serta kebutuhan untuk berbagi kebahagiaan melalui hampers selama bulan suci.

Untuk memaksimalkan penjualan, para penjual dianjurkan memanfaatkan tagar populer seperti #Bukber, #RamadanCore, #TakjilRamadan, #MenuBukaPuasa, dan #BerkahRamadan.

Penggunaan tagar ini telah digunakan di lebih dari 200 ribu unggahan dalam seminggu pertama Ramadan, membantu meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan audiens.

Jam teramai untuk berinteraksi dengan konsumen di TikTok adalah saat sahur, di mana banyak pengguna aktif mencari konten hiburan dan informasi produk.

Memanfaatkan waktu ini untuk live streaming atau mengunggah konten promosi dapat meningkatkan peluang penjualan secara signifikan.

Kampanye Ramadan Ekstra Seru yang berlangsung hingga 25 Maret 2025 didukung oleh sistem rekomendasi TikTok yang canggih, memungkinkan penjual menjangkau audiens yang lebih luas dan tepat sasaran.

Dukungan teknologi ini membantu penjual memaksimalkan potensi penjualan selama periode Ramadan.

Kolaborasi antara TikTok Shop dan Tokopedia tidak hanya memberikan platform bagi penjual untuk memasarkan produk mereka, tetapi juga menyediakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

Melalui berbagai inisiatif dan fitur interaktif, kolaborasi ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ditawarkan oleh TikTok Shop by Tokopedia, para penjual memiliki kesempatan untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar mereka.

Kreativitas dalam pembuatan konten dan interaksi langsung dengan konsumen menjadi kunci sukses dalam memanfaatkan platform ini.

Secara keseluruhan, lonjakan jumlah penjual di TikTok Shop by Tokopedia selama awal Ramadan 2025 mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah pada belanja online interaktif.

Kolaborasi strategis antara platform e-commerce dan media sosial ini membuka peluang baru bagi penjual untuk berkembang dan berinovasi dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. (***)

Penulis: Sholihatun Nur Khasanah/Magang-Unpak

Editor : Yosep Awaludin
#penjualan #tokopedia #tiktok