Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

5 Cara Trading Solana Futures yang Bisa Kamu Lakukan dengan Aman

Yosep Awaludin • Selasa, 30 September 2025 | 11:00 WIB
Ilustrasi Solana salah satu aset crypto
Ilustrasi Solana salah satu aset crypto

RADAR BOGOR - Solana (SOL) menjadi salah satu aset crypto populer karena teknologinya yang cepat, biaya transaksi rendah, dan ekosistem DeFi maupun NFT yang berkembang pesat. Popularitas ini membuat banyak investor maupun trader tertarik untuk memperdagangkan Solana.

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah mencari platform trading crypto yang terbaik. Dimana aplikasi tersebut memiliki fitur yang lengkap. Banyak aset crypto yang diperdagangkan sehingga bisa memudahkan diversifikasi crypto.

Selain perhatikan juga kemudahan dalam konversi SOL/USDT atau aset crypto lainnya, sehingga tidak mengganggu aktivitas trading. Bahkan pertimbangkian juga fitur keamanan yang ditawarkan oleh platform tersebut.

5 Cara Trading Solana

Ada 5 cara trading Solana yang bisa kamu lakukan dengan aman, di antaranya adalah:

1. Memilih Exchange yang Aman dan Terpercaya

Langkah pertama dalam trading Solana secara aman adalah memilih exchange yang memiliki reputasi baik, keamanan tinggi, serta regulasi yang jelas.

Exchange berfungsi sebagai pintu masuk ke dunia trading, sehingga kualitas dan keamanan platform akan sangat memengaruhi pengalaman serta hasil trading Anda.

Di Indonesia, terdapat beberapa platform yang telah mendukung trading futures crypto di Indonesia yang menyediakan fitur leverage dan fitur charting yang lengkap serta cocok untuk trader profesional salah satunya Pintu Futures dan beberapa platform crypto lain.

Pintu Futures adalah fitur trading derivatif di aplikasi Pintu yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berjangka aset crypto dengan leverage.

Dengan antarmuka yang simpel, dukungan leverage tinggi, stop order, limit order, serta biaya trading kompetitif, Pintu Futures cocok untuk trader pemula maupun profesional.

Baca Juga: Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Kemensos Maksimalkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

2. Menerapkan Manajemen Risiko yang Disiplin

Setelah menentukan exchange, hal terpenting berikutnya adalah menerapkan manajemen risiko. Dalam trading Solana, volatilitas harga bisa mencapai puluhan persen hanya dalam hitungan jam. Tanpa kontrol risiko, potensi kerugian bisa jauh lebih besar dari yang dibayangkan.

Salah satu strategi dasar manajemen risiko adalah menggunakan stop loss. Misalnya, jika membeli Solana di harga $150, trader bisa menempatkan stop loss di $140 untuk membatasi kerugian jika harga bergerak berlawanan. Selain itu, penggunaan take profit juga penting untuk mengunci keuntungan ketika target harga tercapai.

Trader juga sebaiknya membatasi penggunaan modal pada setiap transaksi, misalnya hanya 5–10% dari total portofolio untuk satu posisi.

Hal ini akan mengurangi dampak kerugian jika prediksi harga ternyata salah. Dengan manajemen risiko yang baik, trading Solana dapat dilakukan lebih tenang tanpa harus khawatir kehilangan seluruh modal dalam satu transaksi.

3. Menggunakan Analisis Teknikal untuk Entry dan Exit

Analisis teknikal merupakan alat penting dalam menentukan kapan waktu terbaik untuk membeli atau menjual Solana. Dengan membaca pola grafik harga dan indikator, trader dapat memprediksi arah pergerakan harga lebih akurat.

Beberapa indikator yang sering digunakan dalam trading Solana adalah Moving Average (MA) untuk melihat trend jangka pendek maupun panjang, Relative Strength Index (RSI) untuk mengetahui kondisi overbought atau oversold, dan MACD untuk mencari sinyal momentum.

Sebagai contoh, ketika RSI menunjukkan angka di bawah 30, ini bisa menjadi sinyal bahwa Solana sedang oversold dan berpotensi mengalami rebound. Selain itu, trader juga dapat menggunakan pola candlestick seperti doji atau hammer untuk membaca psikologi pasar.

Walaupun analisis teknikal tidak selalu memberikan hasil 100% akurat, strategi ini membantu trader untuk membuat keputusan berdasarkan data, bukan hanya perasaan. Dengan disiplin menerapkan analisis teknikal, peluang trading Solana secara aman akan semakin besar.

4. Menjaga Keamanan Akun dan Aset Crypto

Keamanan akun adalah faktor penting lain dalam trading Solana. Meskipun exchange terpercaya sudah memiliki sistem perlindungan canggih, trader tetap perlu menjaga keamanan pribadi.

Baca Juga: KPM Kembali Berbahagia, BLT Dana Desa Rp900 Ribu Disalurkan Pemerintah Akhir September 2025, Segera Cek Statusmu Lewat Laman Resmi Kemensos

Langkah pertama adalah selalu mengaktifkan two-factor authentication (2FA), baik melalui SMS maupun aplikasi seperti Google Authenticator.

Ini akan menambah lapisan keamanan setiap kali login atau menarik dana. Selain itu, gunakan password yang kuat dengan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol. Hindari penggunaan password yang sama di banyak akun.

Trader juga disarankan untuk menyimpan sebagian aset Solana di wallet pribadi atau hardware wallet, terutama jika ingin menyimpannya dalam jangka panjang. Dengan begitu, risiko peretasan exchange dapat diminimalisir.

Untuk penggunaan harian, saldo di exchange cukup dibatasi sesuai kebutuhan trading. Mengabaikan keamanan akun bisa berakibat fatal, karena peretasan crypto sering kali sulit dilacak. Oleh karena itu, menjaga keamanan akun sama pentingnya dengan strategi trading itu sendiri.

5. Diversifikasi Strategi dan Portofolio

Cara terakhir untuk trading Solana secara aman adalah dengan melakukan diversifikasi. Jangan hanya mengandalkan satu strategi atau menaruh seluruh modal hanya di Solana. Diversifikasi dapat dilakukan dengan beberapa cara.

1. Diversifikasi Aset

Selain Solana, trader bisa menyimpan sebagian modal di aset lain seperti Bitcoin, Ethereum, atau stablecoin. Dengan begitu, jika harga Solana turun tajam, kerugian bisa ditutupi oleh aset lain yang lebih stabil.

2. Diversifikasi Strategi

Trader bisa menggabungkan strategi day trading, swing trading, dan holding untuk menyeimbangkan risiko dan potensi keuntungan.

Misalnya, sebagian modal digunakan untuk trading harian mengikuti fluktuasi harga Solana, sementara sebagian lain disimpan dalam jangka panjang karena keyakinan terhadap fundamental Solana.

Diversifikasi juga melatih trader agar lebih fleksibel menghadapi perubahan kondisi pasar. Dengan cara ini, trading Solana dapat dilakukan lebih aman dan berkelanjutan.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2025: Jadwal Pencairan dan Verifikasi 12 Juta Penerima, Cek Detailnya di Sini

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan trading Solana menawarkan peluang besar, tetapi juga penuh risiko. Untuk menjaga keamanan, ada lima cara utama yang perlu diperhatikan.

Pertama, pilih exchange yang aman, yang sudah terdaftar di Bappebti dan mendukung trading Solana dengan mudah.

Terapkan manajemen risiko melalui stop loss, take profit, dan pembatasan modal. Gunakan analisis teknikal agar keputusan entry dan exit lebih terarah.

Jangan abaikan keamanan akun dengan mengaktifkan 2FA dan menggunakan wallet pribadi. Terakhir, lakukan diversifikasi strategi dan portofolio agar tidak terpaku pada satu aset atau metode saja.

Dengan mengikuti lima cara ini secara proporsional, trader dapat melakukan trading Solana dengan lebih aman, terukur, dan berkelanjutan.

Keamanan bukan hanya soal melindungi aset dari peretasan, tetapi juga soal menjaga modal agar tetap bertumbuh meski pasar crypto penuh tantangan.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi.

Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Solana #crypto #trader