Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Meningkat Signifikan, PT Sentul City Berhasil Mencatatkan Pendapatan Hingga Rp836,98 Miliar di Tahun 2025

Alpin. • Kamis, 20 November 2025 | 14:52 WIB
Presiden Direktur PT Sentul City, Hiramsyah S. Thaib beserta jajaran direksi foto bersama usai acara Paparan Publik di The Alana Hotel & Conference Center Sentul City, Kamis 20 November 2025.
Presiden Direktur PT Sentul City, Hiramsyah S. Thaib beserta jajaran direksi foto bersama usai acara Paparan Publik di The Alana Hotel & Conference Center Sentul City, Kamis 20 November 2025.

RADAR BOGOR – PT Sentul City Tbk (BKSL) sukses menyelenggarakan paparan publik yang bertempat di Ruang Emerald, The Alana Hotel & Conference Center Sentul City Bogor pada Kamis, 20 November 2025.

Acara ini dihadiri Presiden Direktur PT Sentul City, Hiramsyah S. Thaib beserta jajaran direksi.

Melalui agenda tahunan ini, manajemen PT Sentul City Tbk memaparkan hasil usaha perseroan hingga kuartal III 2025 dan sejumlah rencana strategis di tahun 2026.

Hingga kuartal III 2025 ini, PT Sentul City Tbk berhasil mencatatkan pendapatan Rp836,98 miliar, meningkat signifikan sebesar 96,28% secara year-on-year (yoy).

Kontribusi terbesar berasal dari penjualan hunian tapak, apartemen, komersial, dan lahan siap bangun dengan kontribusi sebesar Rp648,72 miliar yang meningkat 183,85% secara yoy.

Diikuti dengan segmen hotel, restoran, dan taman hiburan dengan kontribusi sebesar Rp135,85 miliar, serta segmen pengelolaan kota dengan kontribusi sebesar Rp52,41 miliar.

Presiden Direktur PT Sentul City, Hiramsyah S. Thaib menyebutkan, seiring dengan peningkatan pendapatan, laba bersih perseroan juga mengalami peningkatan signifikan 186,22% menjadi Rp74,15 miliar.

Dia menjelaskan, performa positif ini tak lepas dari tingginya permintaan dan serah terima unit dari berbagai produk hunian yang dimiliki Sentul City.

Cluster seperti Spring Valley, Spring Valley Extension, Parkville, Spring Garden, Spring Residence, Saffron Noble Apartment, dan produk lainnya sampai saat ini terus memperoleh respon pasar cukup positif.

"Tingginya minat tersebut tak lepas dari keunggulan kawasan Sentul City yang memiliki aksesibilitas yang mudah untuk menjangkau daerah Jabodetabek, kualitas udara lebih baik, memiliki fasilitas lengkap yang mendukung gaya hidup keluarga, serta pengembangan infrastruktur masa depan," terangnya.

Selain itu, pertumbuhan kawasan juga diperkuat strategi sinergis perusahaan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

PT Sentul City, sudah bermitra dengan PT Ciputra Development Tbk dalam pengembangan Citra City Sentul, kerjasama dengan Panasonic Gobel, Sumitomo Corp., dan Hankyu Hanshin dalam pengembangan Opus Park Apartment, serta kerja sama dengan Genting dan mitra lainnya.

"Kolaborasi ini memperkaya ekosistem kawasan dan menegaskan Sentul City sebagai destinasi hunian dan investasi yang terus berkembang," terangnya.

Selain faktor internal produk, daya tarik kawasan Sentul City semakin diperkuat oleh percepatan pengembangan infrastruktur yang tengah berlangsung di wilayah sekitarnya.

Seperti Pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Jakarta - Bogor, Jaringan Tol JORR III (Tol Bogor - Serpong dan Tol Sentul Selatan -Karawang), Tol Jakarta - Cikampek II, hingga Jalan Puncak II akan menjadikan Sentul City kawasan yang dikelilingi oleh berbagai akses tol dan transportasi massal.

Menurutnya, kehadiran infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan konektivitas ke berbagai kota penyangga Jabodetabek, tetapi juga memperpendek waktu tempuh dan memberikan akses mobilitas lebih efisien bagi masyarakat yang tinggal, bekerja, maupun beraktivitas di Sentul City.

Untuk mempertahankan momentum positif ini, Perseroan tengah menyiapkan produk hunian dan area komersial yang akan dirilis pada tahun 2026.

Pengembangan produk hunian baru terus dilakukan Sentul Citu, dengan membuka cluster baru antara lain Cluster Spring Hills, Cluster Spring Garden Tahap 2, dan beberapa cluster lainnya, serta sejumlah produk komersial untuk menjawab kebutuhan dan preferensi konsumen yang terus berkembang.

Secara paralel, pengembangan kawasan non-residensial juga akan diperluas, meliputi area komersial, perkantoran, shopping district, rekreasi, pendidikan, serta fasilitas olahraga.

Dia berharap kehadiran fasilitas inidapat memperkaya fungsi dan aktivitas kawasan, sehingga Sentul City tidak hanya menjadi destinasi hunian dan wisata, tetapi juga menuju kota mandiri yang lengkap dan berkelanjutan.

Saat ini kawasan Sentul City telah ditetapkan sebagai lokasi berorientasi transit berdasarkan rekomendasi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Surat Keputusan Bupati Bogor tahun 2024.

Melalui rilis Buku Nota Keuangan II Tahun Anggaran 2026, disebutkan bahwa pemerintah telah menerbitkan satu Surat Jaminan Pemerintah atas fasilitas pinjaman sebesar Rp23,41 triliun dalam rangka percepatan Penyelenggaraan LRT Terintegrasi di Wilayah Jabodebek sebagai amanat percepatan penyelenggaraan LRT.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Perseroan akan mengembangkan kawasan terpadu berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang menghubungkan hunian, area komersial, dan bisnis secara seamless dengan jaringan LRT dan transportasi publik lainnya.

Kehadiran TOD ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi mobilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, serta memperkuat daya tarik Sentul City sebagai lokasi utama untuk tinggal, bekerja, dan berinvestasi.(**)

Editor : Alpin.
#bogor #pt sentul city #Pendapatan Perusahaan