Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BRI Dominasi 49 Persen Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

Yosep Awaludin • Selasa, 10 Februari 2026 | 07:34 WIB

Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, dalam pertemuan bersama Dirut BRI Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, dan Menteri PKP Maruarar Sirait.
Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, dalam pertemuan bersama Dirut BRI Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, dan Menteri PKP Maruarar Sirait.

RADAR BOGOR — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan peran dominan dalam pembiayaan sektor perumahan nasional dengan menyumbang hampir setengah dari total penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP).

Langkah ini mempertegas dukungan BRI terhadap target pemerintah dalam Program 3 Juta Rumah sekaligus memperluas akses hunian terjangkau bagi masyarakat.

BRI mencatat kinerja positif dalam mendorong pembiayaan perumahan yang inklusif melalui penyaluran KPP sebagai bagian dari kolaborasi strategis dengan pemerintah.

Baca Juga: Segar Maksimal! Resep Es Timun Kuwut untuk Takjil Buka Puasa 2026: Perpaduan Manis, Asam, dan Dingin yang Cocok untuk Ide Jualan Warga Bogor

Inisiatif ini sejalan dengan implementasi agenda Asta Cita serta upaya memperkuat sektor perumahan yang berkelanjutan di Indonesia.

Pencapaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, dalam pertemuan bersama Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

Serta Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, serta Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Senin 9 Februari 2026.

Baca Juga: Warga Bogor Jangan Panik, Ini 7 Langkah Mudah Mengaktifkan Kembali Kartu PBI-JK yang Dinonaktifkan Pemerintah

Sri Haryati mengungkapkan bahwa hingga sepanjang 2026 realisasi penyaluran KPP secara nasional telah mencapai Rp3.547 triliun.

"Dari jumlah tersebut, kontribusi BRI tercatat sebesar Rp1.774 triliun atau sekitar 49 persen dari total penyaluran KUR Perumahan nasional," katanya.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp8 triliun selama 2026.

Baca Juga: Mahasiswi di Surabaya Akui Curi Ponsel untuk Makan, Begini Tindakan Kapolrestabes

Target tersebut ditopang oleh kekuatan jaringan layanan BRI yang luas serta basis nasabah yang besar hingga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Menurutnya, kapasitas tersebut memungkinkan distribusi pembiayaan KPR subsidi berjalan lebih merata dan efektif, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang membutuhkan akses hunian layak.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas kontribusi berkelanjutan BRI dalam mendukung pembiayaan rumah subsidi.

Ia mencatat tren peningkatan signifikan dari tahun ke tahun dalam jumlah unit rumah yang dibiayai.

"Pada 2024, sekitar 16 ribu unit rumah subsidi dibiayai BRI, kemudian meningkat menjadi 32 ribu unit pada 2025. Untuk 2026, BRI menargetkan pembiayaan hingga 60 ribu unit rumah subsidi," tuturnya.

Baca Juga: Bersiap Jadi Kota Masa Depan, Wali Kota Bogor Dedie Rachim: Kemacetan Menimbulkan Inefisiensi dan Pemborosan

Maruarar menilai capaian tersebut menjadi bukti nyata dukungan sektor perbankan terhadap program pemerintah dalam penyediaan hunian rakyat.

Dengan target tersebut, puluhan ribu masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat memiliki rumah layak huni melalui skema pembiayaan subsidi. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#perumahan nasional #bri #3 juta rumah