Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

S&P Beri Outlook Negatif, Menkeu Purbaya Pastikan Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 10 Maret 2026 | 16:07 WIB

Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan kepada wartawan.
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan kepada wartawan.

RADAR BOGOR - Pemerintah menegaskan, kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun terdapat sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keputusan lembaga pemeringkat internasional yang memberikan outlook negatif.

Purbaya menilai, penurunan pasar saham yang terjadi belakangan ini lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi global.

"Jadi ada usah takut S&P mengeluarkan outlook negatif. Wah, gabung dengan global ya. Sahamnya jatuh, enggak, fondasi kita masih kuat, enggak ada yang berubah," jelas Purbaya.

Menurut Purbaya, dinamika tersebut merupakan hal yang wajar terjadi di pasar keuangan dan tidak mencerminkan melemahnya fundamental ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan, perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam fase akselerasi pertumbuhan.

Oleh karena itu, pemerintah tetap optimistis terhadap prospek ekonomi nasional ke depan.

Purbaya juga menilai, fluktuasi di pasar saham tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Ia bahkan menyebut kondisi penurunan pasar dapat menjadi peluang bagi investor untuk melakukan pembelian saham.

Di sisi lain, pemerintah terus berupaya memperkuat fondasi ekonomi dengan melakukan berbagai pembenahan.

Purbaya mengatakan, dirinya secara langsung memantau sejumlah kelemahan dalam perekonomian agar dapat segera diperbaiki melalui kebijakan yang tepat.

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga akan mengoptimalkan berbagai lembaga keuangan yang berada di bawah koordinasi negara.

Sejumlah lembaga tersebut di antaranya adalah SMI, LPEI, PII, serta SMF.

Menurut Purbaya, lembaga-lembaga tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi apabila dimanfaatkan secara maksimal.

Selama ini, menurut Purbaya, masih terdapat ruang untuk meningkatkan kinerja dan optimalisasi peran lembaga-lembaga tersebut.

Pemerintah berencana mendorong lembaga-lembaga tersebut agar bekerja lebih agresif dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan aktivitas ekonomi nasional.

Dengan langkah tersebut, sektor fiskal diharapkan dapat menjadi salah satu mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Selain mengandalkan dukungan fiskal, pemerintah juga akan memastikan sektor swasta tetap bergerak aktif dalam mendorong aktivitas ekonomi.

Sinergi antara kebijakan pemerintah dan peran sektor swasta dinilai penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan berbagai upaya tersebut, Menkeu Purbaya optimistis, kondisi ekonomi Indonesia akan tetap stabil dan mampu menghadapi berbagai tantangan global. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#menteri keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa #ekonomi #menkeu #Purbaya