
RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMAN 2 Subang.
Dalam kunjungan tersebut, perhatian Dedi Mulyadi tidak hanya tertuju pada kedisiplinan warga sekolah, tetapi juga pada kondisi kebersihan dan pengelolaan lingkungan sekolah yang dinilainya masih belum optimal.
Mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan ikat kepala khasnya, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM langsung berkeliling memantau area depan sekolah.
Baca Juga: Sidak SMAN 2 Subang, Gubernur KDM Geram Gerbang Masih Terbuka Pukul 07.00
Dari hasil pengamatannya, KDM menemukan sejumlah bagian lingkungan sekolah yang masih terlihat kurang terawat.
Dedi Mulyadi Nilai Manajemen Sekolah Belum Maksimal
Saat meninjau lingkungan sekolah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku, kecewa karena kondisi kebersihan dinilai belum sesuai harapan.
Padahal, menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah memberikan bantuan untuk memperbaiki dan menata kawasan sekolah.
Ia menyebut, persoalan tersebut bukan semata-mata soal fasilitas, melainkan berkaitan dengan manajemen dan pengelolaan sekolah.
"Manajemennya masih belum bagus. Padahal sudah kami bantu dan sebelumnya juga sudah dirapikan. Namun sampai sekarang masih terlihat kotor," ujar Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Kebersihan Dinilai Cerminan Tata Kelola Sekolah
Menurut Dedi Mulyadi, lingkungan sekolah yang bersih merupakan indikator penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman sekaligus mencerminkan kualitas tata kelola sebuah institusi pendidikan.
KDM menegaskan, berbagai bantuan pembangunan dan penataan yang telah diberikan pemerintah akan menjadi kurang bermakna apabila tidak diimbangi dengan komitmen seluruh warga sekolah dalam merawat fasilitas yang ada.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




