Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siswa di Jawa Barat Banyak yang Tawuran, Dedi Mulyadi: Sekolah yang Gurunya Tidak Bisa Menyelesaikan Masalah Perkelahian Akan Saya Tutup

Robecca Sesaria • Senin, 23 Juni 2025 | 05:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berinteraksi dengan siswa di barak yang dididik akibat suka tawuran
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berinteraksi dengan siswa di barak yang dididik akibat suka tawuran

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tak bosan-bosan mengunjungi para siswa yang sedang dididik di barak.

Tak hanya mengunjungi, Dedi Mulyadi juga melakukan push-up bersama para siswa di barak militer.

Seperti biasa, Dedi Mulyadi berinteraksi dan berbincang dengan banyak anak.

Dilansir dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, rata-rata permasalahan siswa di barak militer adalah masalah tawuran atau perkelahian.

Saat ditanya oleh Dedi Mulyadi kenapa melakukan tawuran, salah satu anak menjawab karena saling ejek di media sosial.

Selain karena saling ejek, ada juga permasalahan tawuran yang sudah dilakukan sejak dulu, yaitu antara SMK PGU Sumedang dan SMK BPI.

Kedua sekolah tersebut bahkan dikenal sebagai “musuh bebuyutan.”

Selanjutnya, Dedi Mulyadi bertanya kepada salah satu siswa yang berasal dari SMK Negeri 1 Purwakarta.

Sontak hal tersebut membuat Dedi Mulyadi terkejut, pasalnya dulu SMK negeri tidak pernah memiliki kasus berkelahi.

Berbeda dari anak sebelumnya yang berkelahi antar sesama siswa sekolah, siswa SMK Negeri 1 Purwakarta tersebut justru berkelahi dengan anak-anak gang.

Siswa tersebut menceritakan bahwa ia dijadikan “tumbal” oleh seseorang berinisial J karena masalah pribadi.

“Dulu, sewaktu saya bupati, SMK negeri itu tidak pernah berkelahi. Paling YPK, YKS, Bina Taruna,” ucap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi, pun heran mengapa sekarang sekolah negeri bisa terlibat dalam perkelahian.

Dedi Mulyadi pun mengatakan, jika siswa SMK Negeri 1 Purwakarta terus berkelahi, sekolah tersebut akan ditutup.

“Sekolah yang gurunya tidak bisa menyelesaikan masalah perkelahian akan saya tutup,” tegas Dedi Mulyadi.

Ada lagi siswa dari SMK Negeri 7 Kota Bogor yang mengatakan suka berkelahi dengan cara muterin sekali, mulai dari SMK Negeri 1 sampai SMK Negeri 10.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #barak militer #gubernur jawa barat