Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Sidak Kondisi Stadion Si Jalak Harupat Bareng Arya Sinulingga, Dedi Mulyadi: Jangan Bebani Kabupaten

Mera Puspita Sari • Senin, 23 Juni 2025 | 06:38 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memeriksa kesiapan Stadion Si Jalak Harupat bareng Arya Sinulingga
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memeriksa kesiapan Stadion Si Jalak Harupat bareng Arya Sinulingga

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum lama ini terpantau memeriksa keseluruhan kondisi fisik Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Kompetisi sepak bola bergengsi Piala Presiden 2025 yang melibatkan beberapa klub besar dalam dan luar negeri seperti Persib Bandung, Arema FC Malang, Dewa United, Port FC, Oxford United, dan All Star Liga 1 akan digelar di sana.

Pertandingan akan dilaksanakan pada 6 Juli 2025 sehingga kondisi fisik stadion harus benar-benar baik. Segala bentuk kekurangan akan segera dibenahi.

Dalam kanal YouTube Lembur Pakuan Channel yang diunggah pada 22 Juni 2025, tampak Dedi Mulyadi bersama Arya Sinulingga, Sekda, Bupati Bandung, dan jajaran lainnya memeriksa stadion.

Hal pertama yang segera diperbaiki berkaitan dengan kondisi rumput di dalam lapangan, termasuk drainase dan komponen lainnya.

“Jadi, apa kekurangannya ini yang harus segera kita benahi?” tanya Dedi Mulyadi pada Arya.

“Ini drainasenya. Rumputnya jelek, jadi perlu diperbaiki. Nggak lama, cuma seminggu,” kata Arya.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi bertanya pada Bupati perihal kesiapan tim dalam memperbaiki kondisi lapangan. Sudah ada tim yang siap bekerja dan bisa menyelesaikan perbaikan hanya dalam beberapa hari.

“Ada timnya?” ucap Dedi. Mulyadi.

“Ada,” jawab Bupati.

Pernyataan tersebut dikuatkan oleh salah seorang perwakilan teknis. Ia menyebut perbaikan hanya membutuhkan waktu dua hari.

“Dua hari. Pertigren itu bukan. Jadi, kepadatannya terlalu padat,” ungkap perwakilan tersebut.

“Jadi itu bukan drainase, ya?” kata Arya.

“Bukan drainase, ya rumput,” ucap perwakilan tersebut.

Arya lantas menanggapi bahwa kepadatan rumput sangat minim dalam menyerap air, terutama saat hujan.

“Kepadatannya nol persen lah. Jadi nggak bisa nyerap, cuma airnya doang kalau hujan. Kalau yang lain, rumput apa, sudah oke,” ujar Arya.

Selanjutnya, Dedi Mulyadi menanyakan kekurangan lain yang harus segera diperbaiki. Ia menyuruh Pak Sekda untuk mencatatnya.

“Sudah oke, ya. Tinggal itu, ya,” ucap Dedi Mulyadi.

“Iya, yang lain-lain kecil, paling cacatnya,” celetuk Arya.

“Tunjukin aja yang cacatnya, Pak Sekda,” jawab Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menambahkan bahwa segala bentuk kecacatan sekecil apa pun harus segera dibenahi tanpa membebani kabupaten.

“Jangan bebani kabupaten. Langsung, jangan bebani kabupaten. Ajuin ke sini. Jangan bebani kabupaten. Tapi kalau Pak Bupatinya juga bilang, ‘Ini harga diri saya, ya,’” tutur Dedi Mulyadi.

“Ini kaya... Kalau ini harga diri saya. Saya kan terakhir jadi bupati, masa nggak naik kelas. Ini harga diri,” imbuhnya.

Selain masalah lapangan, ada juga keperluan lain seperti sound system. Bahkan, hanya dalam waktu satu minggu, stadion akan disulap menjadi siap untuk even besar.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #stadion si jalak harupat #arya sinulingga #gubernur jawa barat