RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan sejumlah pelajar yang tengah bersantai di salah satu warung yang ada di Kabupaten Bandung Barat.
Terlihat, sejumlah pelajar tengah menghisap tembakau bersama teman-temannya.
Melihat hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung menyuruh para pelajar SMA tersebut untuk pulang.
Baca Juga: Perbaikan Jalan di Parung Panjang Bogor Belum Rampung tapi Sudah Retak, Ternyata Ini Penyebabnya
"Pulang, pulang, ngudud wae, teu diharelem (tidak pakai helm)" ucapnya sambil memegang salah satu pelajar.
Saat ditanya soal pekerjaan orang tua, siswa tersebut mengatakan, tidak mengetahui pekerjaan ayahnya.
"Kita bangun sekolah tuh susah. Bikin kalian sekolah itu susah. Harus dibully banyak orang," ujar Gubernur Jawa Barat.
Baca Juga: Ribuan CCTV bakal Disebar di Kota Bogor Pantau Aksi Vandalisme, Wali Kota: Kami Pasang di Mana-Mana
Dedi Mulyadi meminta kepada pelajar untuk belajar yang benar.
"Ayo saya nanti awasi daerah ini loh ya. Sok pulang, kamu enggak pakai helm lagi. Umurnya berapa? Sudah bisa pakai motor belum?" tanyanya.
Kepada salah satu warga yang berada di lokasi, Gubernur Jawa Barat menanyakan nama SMA yang dimaksud.
"SMA mana ini Bu?" tanyanya.
"SMA 1 Cipendey," jawab salah satu warga.
Dedi Mulyadi pun langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat.
"Kadisik tolong dikoordinasikan dengan kepala sekolah SMA 1 Cipendey satu itu anak-anak pakai motor tidak berhelm ya," perintahnya.
Baca Juga: 109 Rumah di Gunung Sindur Bogor Terdampak Banjir, 1 Rusak Akibat Longsor
Gubernur Jawa Barat menuturkan terkait siswa pulang sekolah yang langsung nongkrong di warung.
"Kepala sekolahnya koordinasikan dengan jajaran TNI Polri ya untuk dibenahi manajemen ini ya," pungkasnya.
Setelah melakukan koordinasi dengan kadisdik, Dedi Mulyadi langsung dikerumuni warga untuk berfoto bersama.
Editor : Siti Dewi Yanti