RADAR BOGOR - Saat menghadiri undangan pesantren milik Gus Miftah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat menyinggung soal bendera One Piece.
"Saya sampaikan hari ini di saat Agustusan banyak orang yang pasang bendera apa?" tanyanya.
"One Piece," jawab warga yang hadir.
Baca Juga: Kota Bogor Menargetkan Predikat Swasti Saba Wistara dalam Penilaian Kota Sehat Nasional
Dedi Mulyadi mengatakan, apapun bendera yang dipasang, yang paling penting adalah bendera merah putih.
"Yang terpenting adalah merah putih yang paling tinggi," pungkasnya.
Gubernur Jawa Barat menuturkan, ada makna saat seseorang memasang bendera One Piece.
"Ketika ada orang masang bendera one piece itu cermin dia ada kegelisahan," lanjutnya.
Dedi Mulyadi menuturkan, jika ada kegelisahan sebaiknya ditanyakan penyebab kegelisahannya.
"Mari kita tanya kenapa kamu gelisah? Kenapa kamu mengalami kegundahan? Tolong ungkapkan apa kegundahanmu. Semoga aku bisa memenuhi seluruh kegundahanmu," pungkasnya.
Baca Juga: Cek Jadwal Lengkap Kegiatan HUT RI ke-80 Kabupaten Bogor, Jangan Sampai Terlewat!
Gubernur Jawa Barat mengimbau, agar tidak terus menerus merasa gelisah, sebaiknya penyebab kegelisahan tersebut dibuat dalam catatan.
"Tulis di media sosial apa yang menjadi kegundahannya. Karena dengan ditulis, aku tahu isi hatimu tidak menebak-nebak apa yang ada dalam pikiranmu," tandasnya.
Di kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi menyebutkan untuk bersama-sama merajut semangat kebangsaan.
"Orang Sunda, orang Jawa, orang Kalimantan, orang Makassar, orang Palembang, orang Sumatera Barat, orang Minang, semuanya adalah orang yang sangat mencintai Indonesia," ujarnya.
Karena sangat mencintai Indonesia, Gubernur Jawa Barat melanjutkan, memiliki ekspresi yang beragam.
"Maka kita sebagai penyelenggara negara, kalau ada orang yang mencintai Indonesia, ekspresinya macam-macam," ucapnya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, setiap orang memiliki cara ekspresi yang berbeda.
"Ada yang mencintai dengan senyuman, ada yang mencintai dengan tangisan, kadang ada mencintai dengan cacian. Senyuman, tangisan, dan cacian semuanya mencintai," tandas Gubernur Jawa Barat.
Sebagai informasi, ramai di media sosial pemasangan bendera dalam animasi Jepang populer One Piece bersamaan dengan pengibaran bendera merah putih.
Tindakan ini memancing reaksi di sejumlah kalangan, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Di sejumlah kesempatan, Dedi Mulyadi mengatakan, tidak masalah dengan pemasangan bendera One Piece tersebut dengan sejumlah syarat.
"Setiap orang itu mencintai Indonesia, memasang merah putih paling atas tidak boleh bendera lain," tegas Gubernur Jawa Barat.
Editor : Siti Dewi Yanti