Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Stok Beras Kota Bandung Dipastikan Aman dengan Surplus 54.485 Ton, Pemkot Imbau Warga Tetap Tenang

Kholikul Ihsan • Senin, 1 September 2025 | 07:45 WIB
Kepala DKPP Kota Bandung saat menjelaskan bahwa stok beras mengalami surplus
Kepala DKPP Kota Bandung saat menjelaskan bahwa stok beras mengalami surplus

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota Bandung memastikan stok beras di wilayahnya dalam kondisi aman dan surplus signifikan, meskipun harga beras di pasar mengalami kenaikan belakangan ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyatakan bahwa persediaan beras hingga Agustus 2025 telah mencapai 77.923 ton, jauh melebihi kebutuhan masyarakat yang hanya sekitar 23.438 ton.

“Jika dilihat dari stok, kita aman dan cukup. Jadi, warga jangan khawatir,” ujarnya usai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Sabtu, 30 Agustus 2025.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Kota Bandung aman dari situasi kekurangan beras.

Meski ada kenaikan harga jual beras medium melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 dan kini berada sekitar Rp13.900, kenaikan ini masih berada di bawah 15 persen dan tergolong masih dapat dikendalikan.

Sebagai upaya menjaga stabilitas harga, Pemkot Bandung menurunkan stok beras SPHP ke pasaran.

“Memang ada kecenderungan beras premium dari merek tertentu agak langka, tetapi itu tidak memengaruhi keseluruhan ketersediaan dan harga beras di Kota Bandung,” terang Gin.

Sebagai langkah pengendalian lebih lanjut, Pemkot Bandung bersama pemerintah pusat menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak sehingga masyarakat bisa memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau untuk menekan potensi lonjakan harga.

Selain itu, operasi pasar secara rutin juga diadakan, serta edukasi kepada masyarakat terus diberikan agar tidak terjebak kepanikan membeli beras.

Menurutnya, warga tidak perlu panik karena pihaknya sudah berkoordinasi dengan tempat penyimpanan stok beras, yang nantinya bisa langsung dikeluarkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Koperasi Merah Putih dan Bulog, turut memperkuat upaya stabilisasi harga dan ketersediaan beras bagi warga Kota Bandung.***

Editor : Eli Kustiyawati
#gerakan pangan murah #dkpp #stok beras #kota bandung #gpm