RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama sang putri bungsu Hyang Sukma Ayu atau disapa Ni Hyang menghantarkan makanan berkat untuk tahlilan hari ke-7 meninggalnya almarhumah Mama Idan.
Pada momen tersebut ayah dan anak itu terlibat percakapan tak hanya soal kemampuan putrinya dalam membaca tetapi juga menyinggung tentang kehidupan pribadi sang kepala daerah.
Ni Hyang yang saat ini duduk di bangku kelas 1 SD tampak sudah piawai membaca, hal itu terlihat ketika Dedi Mulyadi memintanya membaca nama di seragam Idan.
Setelah itu, Dedi Mulyadi menanyakan pernikahan pada putri bungsunya yang ternyata melarang dirinya untuk menikah lagi pasca berpisah dengan sang ibu, Anne Ratna Mustika.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu pasrah ketika Ni Hyang menyatakan sang ayah tak boleh menikah lagi.
“Ayah boleh nikah lagi, tidak?” tanya Dedi Mulyadi dilansir dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Warga sekitar yang mendengar pertanyaan duda keren itu pun langsung tertawa.
Ni Hyang langsung menari-nari dan menjawab tegas, “Nggak boleh.”
“Ayah boleh kawin lagi, nggak?”
“Nggak mau, ayah itu punya Hyang,” jawab sang putri yang berusia 6 tahun tersebut.
“Jadi, Ayah nggak boleh nikah lagi?” ulang Dedi Mulyadi.
“Nggak boleh. Punya aku,” tegas Ni Hyang, kukuh pada pendiriannya.
"Ya, sudahlah, kalau nggak boleh mah, kita ngeduda sampai tua. Okay?” ucap Dedi Mulyadi.
Mendengar jawaban pasrah sang ayah tersayang, Ni Hyang tersenyum puas dan menyebut "Ayah milik aku!"
Setelah percakapan tersebut, Ni Hyang dan Idan kemudian berangkat ke sekolah dengan naik sepeda masing-masing.
Editor : Eka Rahmawati