Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BMKG Keluarkan Peringatan Ada Angin Kencang hingga Badai Guntur di Perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 3 Februari 2026 | 06:40 WIB
BMKG keluarkan imbauan waspadai angin kencang dan badai guntur di Perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat, hari ini.
BMKG keluarkan imbauan waspadai angin kencang dan badai guntur di Perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat, hari ini.

RADAR BOGOR - BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan cuaca maritim untuk wilayah perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat pada 3–4 Februari 2026, menyusul potensi angin kencang, hujan lebat, dan badai guntur.

Ya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok merilis prakiraan kondisi cuaca laut di wilayah perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat yang berlaku selama 24 jam, mulai Selasa, 3 Februari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Rabu, 4 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Bogor, BMKG mengingatkan adanya peningkatan kecepatan angin hingga maksimum 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam yang berpotensi terjadi di Perairan Indramayu–Cirebon.

Selain itu, masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diminta mewaspadai pembentukan awan konvektif di atas perairan yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta badai guntur.

Secara umum, kondisi cuaca laut di perairan DKI Jakarta dan Jawa Barat diprakirakan berawan hingga hujan ringan, terutama pada malam hingga pagi hari.

Untuk pola angin, BMKG memperkirakan hembusan dominan berasal dari barat daya hingga barat laut.

Kecepatan maksimum mencapai 20 knot di Perairan Indramayu–Cirebon, sementara di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Bekasi–Karawang, serta Subang, kecepatan angin diperkirakan sekitar 15 knot atau 27 kilometer per jam.

Adapun tinggi gelombang laut di wilayah tersebut masih tergolong rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Kondisi ini diperkirakan terjadi di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Bekasi–Karawang, Subang, hingga Indramayu–Cirebon.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, serta masyarakat pesisir untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di laut, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak angin kencang dan badai guntur. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok #hujan #jawa barat #jakarta #angin kencang #bmkg