RADAR BOGOR - Menjelang Ramadan 2026, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kalimulya , Kecamatan Cilodong, Kota Depok, dipadati ribuan peziarah pada Minggu, 15 Februari 2026.
Tradisi ziarah kubur menjelang bulan suci kembali terlihat dengan meningkatnya jumlah pengunjung sejak pagi hari sore hari.
Pantauan Radar Bogor di lokasi menunjukkan peziarah datang dari berbagai kalangan usia.
Sebagian besar hadir bersama keluarga besar, termasuk anak-anak usia dini. Suasana TPU tampak ramai, tetapi tetap tertib, dengan para peziarah membawa bunga tabur dan perlengkapan kebersihan makam.
Tidak sedikit pula perempuan dewasa datang bersama ayahnya yang telah lanjut usia.
Beberapa lainnya terlihat hadir bersama pasangan dan anak-anak mereka, menjadikan momen ziarah sebagai bagian dari tradisi keluarga.
Anisa Asyifa, sala satu peziarah mengatakan, dirutnya datang bersama dengan ibu dan kakaknya serta keponakananya untuk berziarah ke makam almarhum ayahnya.
"Iya, kebetulan libur semua, juga mau puasa, ini ziarah ke makam bapak," katanya saat ditemui Radar Bogor di area TPU Kalimulya Minggu 15 Februari 2026.
Ia mengatakan, tradisi ziarah ke makam ayahnya tersebut rutin dilakukan menjelang Ramadan.
Namun, bagi keluarnya ziarah yang dilakukan hanya mendoakan ahli kubur dan membersihkan rumput kering serta sampah dedaunan saja. Tidak ada tabur bunga.
"Kalau kami gak ada tabur bunga, jadi bershkan makam, berdoa, lalu pulang," katanya.
Sementara itu Sutarni, peziarah lainya mengatakan, dirinya datang bersama anak, menanti dan cucunya untuk berziarah ke makam suaminya.
"Iya, ziarah ke makam suami," katanya kepada Radar Bogor Minggu 15 Februari 2026.
Ia mengatakan, dirinya datang dari rumah membawa gunting untuk merapihkan rumput di makam suaminya tersebut.
Kemudian mendoakan bersama anak dan cucunya. "Iya, bawa gunting dari rumah buat rapihin rumput yang sudah tinggi," tuturnya.
Ia mengatakan, ziarah kubur ini bukan sebagai tradisi baginya, namun menjadi salah satu cara untuk ajang silaturahmi bersama anak-anak dan cucu.
"Anak-anak sudah menikah semua, jadi selain ziarah, juga sebagai waktu silaturahmi. Setelah ziarah kami makan bersama menyambut Ramadan," tukasnya.(faj)
Editor : Alpin.