RADAR BOGOR - Momen haru sekaligus inspiratif terjadi saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu seorang nenek berusia lebih dari 100 tahun yang masih aktif bekerja di sawah dan tetap menjalankan ibadah puasa.
Kisah ini menjadi sorotan karena menggambarkan keteguhan hidup di usia senja.
Perjalanan KDM (sapaan Dedi Mulyadi) saat melintasi sebuah desa di wilayah Jawa Barat mendadak terhenti ketika ia melihat seorang nenek duduk di pinggir jalan.
Dengan mengenakan pakaian serba putih, ia turun dari sepeda motor dan menghampiri perempuan lansia tersebut.
Dalam percakapan yang berlangsung santai menggunakan campuran bahasa Sunda dan Jawa, diketahui bahwa sang nenek masih rutin pergi ke sawah untuk mencari genjer, bukan padi.
Aktivitas tersebut dilakukan sendiri meski usianya telah melewati satu abad.
Nenek tersebut diketahui tinggal bersama keluarganya dan memiliki beberapa anak serta cucu.
Meski sudah sangat tua, ia tetap memilih tetap beraktivitas mengumpulkan hasil dari sawah untuk kebutuhan sehari-hari.
"Tos ti sawah," ucap sang nenek kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam dialog tersebut terungkap, sang nenek tetap menjalani puasa dan bahkan masih menyiapkan sahur serta berbuka dengan sederhana.
Ketika ditanya kebutuhannya, ia menyebut ingin membeli pakaian seperti baju, kain, hingga kebutuhan pribadi untuk menyambut Lebaran.
Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi kemudian memberikan bantuan uang tunai.
Awalnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menawarkan sejumlah kecil uang sebagai candaan, sebelum akhirnya memberikan bantuan dalam jumlah besar.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kemudian memberikan uang sebesar Rp4 juta kepada nenek tersebut sebagai bentuk kepedulian.
"Aya 40 mah," ucap KDM sambil memegang uang pecahan Rp100 ribuan.
Bantuan itu diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya.
Selain itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga berpesan agar keluarga turut menjaga dan mendampingi sang nenek, termasuk memastikan bantuan tersebut digunakan dengan baik dan tidak disalahgunakan.
Momen tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar sang nenek selalu diberikan kesehatan dan umur panjang, serta tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim