RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti fenomena aksi unjuk rasa yang kerap terjadi di sejumlah dinas teknis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam pertemuan bersama jajaran pejabat Pemprov Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkapkan, aksi demonstrasi selama ini lebih banyak menyasar dinas teknis tertentu.
KDM (sapaan Dedi Mulyadi) menyebutkan, dinas seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Dinas Sumber Daya Air sebelumnya kerap menjadi lokasi aksi unjuk rasa.
Namun, menurut pengamatan Dedi Mulyadi, saat ini intensitas demo hanya terjadi di dua dinas saja.
Sementara itu untuk Dinas Sumber Daya Air, KDM berkelakar, kemungkinan sudah terjadi kesepahaman dengan pihak terkait sehingga tidak lagi menjadi sasaran aksi.
"Mungkin sudah kompromi dengan kepala PSDA (Dinas Sumber Daya Air)," Jelas Dedi Mulyadi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana santai dan disertai candaan kepada para pejabat yang hadir.
"Enggak, becanda, tenang pak," ucap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga menyinggung, saat ini aksi demonstrasi cenderung bergeser ke lokasi lain, termasuk ke kawasan Lembur Pakuan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim