RADAR BOGOR - Memasuki satu tahun masa kepemimpinan di Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas tingginya tingkat kepuasan publik, meski mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi pemerintah provinsi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan, terima kasih kepada seluruh masyarakat Jawa Barat atas kepercayaan dan apresiasi terhadap kinerja pemerintah provinsi selama satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencapai angka 95,5 persen.
Namun demikian, KDM (sapaan Dedi Mulyadi) menilai capaian tersebut bukan semata-mata menjadi indikator keberhasilan pembangunan.
Menurut Dedi Mulyadi, angka tersebut lebih mencerminkan bentuk kecintaan masyarakat terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan, sehingga mereka merasa puas dan sangat puas.
Dedi Mulyadi juga menyampaikan, dirinya bersama Wakil Gubernur Erwan Setiawan masih merasa belum memberikan dampak besar yang signifikan bagi kehidupan masyarakat secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menegaskan, tekanan fiskal menjadi salah satu kendala utama dalam mengoptimalkan berbagai layanan publik.
Kondisi tersebut, dinilai Dedi Mulyadi membuat tingkat kepuasan masyarakat belum sepenuhnya terwujud dalam bentuk pelayanan nyata yang dirasakan secara merata oleh seluruh warga Jawa Barat.
"Seluruh kepuasan itu belum terwujud dalam layanan yang nyata bagi seluruh warga," jelas Dedi Mulyadi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sambung Dedi Mulyadi, akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik serta mengatasi berbagai keterbatasan yang ada agar pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim