RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sosok kepala daerah yang kerap memberi bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Namun, ada hal yang membuat pria yang karib disapa KDM itu tidak suka yakni diminta khususnya dalam bentuk uang.
Momen tersebut terjadi saat Dedi Mulyadi menyambangi warga di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Sebagaimana unggahan video di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, sejumlah warga mengerumuni gubernur Jabar dan menyampaikan soal keinginannya mendapat bantuan karena terdampak banjir.
Tak hanya itu ada pula warga yang tiba-tiba meminta bantuan untuk biaya anaknya sekolah kepada gubernur Jabar.
"Minta bantuan apa?" tanya Dedi Mulyadi.
"Gaduh murangkali sakola (punya anak sekolah)," jawab seorang ibu yang mengenakan kerudung hitam tersebut.
Diminta bantuan khususnya uang, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya senang membantu tetapi tidak senang jika diminta.
"Pak Dedi ini orang yang suka membantu tapi Pak Dedi ini orang yang gak suka diminta itu ciri khasnya," kata Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat itu juga menjelaskan bahwa jika dirinya melayani semua orang yang meminta maka tugasnya akan habis mengurusi orang yang meminta tersebut.
"Kalau Pak Dedi harus ngikutin orang yang minta Pak Dedi tiap hari sibuk ngurusin orang yang minta, jadi Pak Dedi senang membantu orang yang tidak meminta," tegasnya.
Selain itu Dedi Mulyadi juga menyampaikan pesan kepada warga Jawa Barat bahwa bantuan tidak akan memperkaya diri, sebab yang membuat kaya adalah kerja keras.
"Ingat ya, ini penting bagi warga Jabar, bantuan tidak akan memperkaya Anda, Anda kaya karena Anda kerja keras dan jangan suka iri ketika melihat orang lain mendapat bantuan," pesan gubernur Jawa Barat.
Editor : Eka Rahmawati