Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ucapan Menyentuh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Minta Maaf ke Warga Jabar, Janji Perbaiki Layanan Publik

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 22 Maret 2026 | 18:33 WIB

Salat Idulfitri di Gedung Sate yang dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Salat Idulfitri di Gedung Sate yang dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penuh empati dan refleksi usai Salat Idulfitri di Gedung Sate.

KDM (sapaan Dedi Mulyadi) menyoroti pentingnya kesederhanaan pemimpin serta komitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat.

Dalam pidatonya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk meneladani kesederhanaan para ulama dan pemimpin terdahulu.

KDM menekankan, semangat pengorbanan saat ini bukan lagi dalam konteks peperangan, melainkan kesiapan untuk mengurangi berbagai fasilitas demi kepentingan masyarakat.

Menurut Dedi Mulyadi, seorang pemimpin harus mampu menahan diri dari memanfaatkan berbagai kemudahan yang berasal dari negara, serta memastikan bahwa hak-hak masyarakat tidak terabaikan.

KDM menilai, pengorbanan tersebut menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih adil dan merata.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jawa Barat atas berbagai persoalan yang masih terjadi.

KDM menyinggung sejumlah kondisi yang masih dirasakan masyarakat, mulai dari keterbatasan ekonomi, akses pendidikan yang belum merata, hingga layanan kesehatan yang belum sepenuhnya optimal.

Dedi Mulyadi menggambarkan, masih adanya warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk dalam situasi darurat seperti layanan medis.

Selain itu, KDM juga menyoroti infrastruktur yang belum memadai serta tantangan yang dihadapi petani dalam pengelolaan irigasi.

Dedi Mulyadi menegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan.

KDM menyatakan, akan mendorong perbaikan birokrasi, optimalisasi anggaran, serta peningkatan kualitas layanan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di akhir pidatonya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyampaikan permohonan maaf sekaligus apresiasi kepada warga Jawa Barat yang selama ini tetap memberikan dukungan, baik melalui partisipasi aktif maupun kontribusi dalam pembangunan daerah. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #KDM #gubernur jawa barat