RADAR BOGOR - Bogor dikenal dengan pesona alamnya ternyata masih menyimpan sudut-sudut tersembunyi, salah satunya Kampung Mulyasari di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor hingga disebut desa di atas awan.
Dikutip dari Youtube DA BEWOKS, desa ini menawarkan pemandangan alam yang memukau tetapi menyimpan cerita.
Perjalanan Menuju Kampung Mulyasari
Perjalanan menuju Kampung Mulyasari tidaklah mudah. Akses jalan yang ekstrem dengan aspal yang terputus di beberapa titik menjadi tantangan utama.
Kendaraan jenis motor matic kurang direkomendasikan untuk menempuh jalur ini karena medannya yang berat.
Baca Juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Tahun 2024 Versi EduRank, Kampus di Bogor Nomor Berapa?
Meski demikian, pesona alam di sepanjang perjalanan seolah membayar lelah yang dirasakan.
Pemandangan perbukitan dan lembah yang hijau mengiringi perjalanan. Di beberapa titik, terlihat rumah-rumah warga yang tersebar.
Di antara mereka, hanya ada sekitar 20 kepala keluarga yang menghuni desa ini, menjadikannya salah satu desa dengan populasi terkecil di wilayah ini.
Baca Juga: Kue Balok: Kuliner Legendaris di Bogor yang Ada Sejak 1952, Ini Tips Supaya Tidak Kehabisan
Desa yang Kaya Potensi
Setibanya di Kampung Mulyasari, suasana khas pedesaan terasa begitu kental. Rumah-rumah warga berdiri sederhana, beberapa di antaranya terlihat reot dan nyaris tak berpenghuni.
Meskipun terpencil, desa ini memiliki daya tarik berupa keindahan alam dan produk lokal seperti kopi dan kapulaga.
Warga setempat mengandalkan hasil bumi, seperti kopi tahunan dan tanaman kapulaga, sebagai sumber penghidupan. Di sisi lain desa ini juga menyimpan cerita pilu.
Dengan jalan yang hanya sebagian sudah dicor, akses utama ke kampung ini masih minim perhatian.
Akses Pendidikan
Salah satu potret keterbatasan di Kampung Mulyasari adalah fasilitas pendidikan. Di sini, anak-anak belajar di pelataran masjid karena tidak adanya sekolah resmi.
Baca Juga: 10 Deretan Daerah Paling Maju di Jawa Barat Berdasarkan IPM, Bogor Nomor Berapa?
Warga berharap memberikan perhatian lebih dengan membangun sekolah yang layak. Keadaan ini membuat pendidikan di desa ini tergantung pada cuaca. Ketika hujan, proses belajar-mengajar seringkali terhambat.
Harapan Warga Mulyasari
Warga berharap agar pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas pendidikan dapat segera diwujudkan.
Jalan yang layak dan sekolah resmi dianggap sebagai kunci untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Mereka juga ingin pemerintah hadir lebih dekat untuk menyentuh kehidupan warga di daerah tertinggal seperti Desa Mulyasari.
Keindahan Alam yang Memikat
Terlepas dari segala keterbatasannya, Mulyasari tetap menawarkan pesona yang luar biasa.
Udara segar pegunungan, pemandangan bukit-bukit hijau, serta kehidupan desa yang tenang menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang ingin mencari kedamaian.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim