Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hati-Hati Bawa Motor Sendirian di Jalan Raya Parung Bogor, Wanita Ini Dicegat Matel Padahal Motor Sudah Lunas

Arif Al Fajar • Minggu, 5 Januari 2025 | 11:50 WIB
Salah satu lokasi berkumpulnya matel di bawah pohon jublek Parung Bogor.
Salah satu lokasi berkumpulnya matel di bawah pohon jublek Parung Bogor.

RADAR BOGOR - Seorang wanita mengungkapkan cerita saat mengendarai motor sendirian di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor dicegat mata elang alias matel padahal motor miliknya sudah lunas.

Keberadaan matel alias debt colector di Kabupaten Bogor kian meresahkan. Diduga matel abal-abal melakukan perampasan motor di jalan secara paksa, padahal motor tersebut berstatus lunas.

Mereka kerap menyasar wanita dan anak di bawah umur yang mengunakan sepeda motor. Wanita berinisial YN salah satunya. Belum lama ini ia sempat diberhentikan kelompok pria yang mengaku matel.

Saat itu ia baru saja pulang kerja. Tiba-tiba motor Honda Beat miliknya dibehentikan kelompok orang mengaku matel.

"Motor lunas, disebut bermasalah, kebetulan gak jauh dari rumah, saya telpon suami dan datang, yang ngaku matel langsung pergi," katanya kepada Radar Bogor Minggu (5/1/2025).

Ia mengaku sudah dua kali mengalami hal itu, di lokasi tak jauh dari pohon jubleg di Parung, Kabupaten Bogor. Kata dia, sudah beberapa kali kejadian.

"Mereka ini selalu berkelompok. Nongkrong gak jauh dari sana," tuturnya.

Hal senada dikatakan oleh AD, warga Parung lainya. Kata dia ada beberapa titik lokasi tempat matel mangkal.

Pertama, di Pasar Parung (di bawah pohon jubleg), tikungan kantor pos dekat kantor UPT Pajak Daerah Parung.

"Juga di dekat SPBU Jabon. Kadang mereka nyasarnya perempuan kebanyakan," tuturnya.

Menanggapi hal itu Kapolsek Parung Kompol Doddy Rosjadi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap para matel untuk tidak meresahkan.

"Kami akan datangi lokasi yang biasa dijadikan tempat mereka kumpul, kami berikan imbauan agar tidak melakukan perampasan sepeda motor di jalan," katanya kepada Radar Bogor Minggu (5/1/2025).

Ia meminta jika ada masyarakat yang diberhentikan matel, langsung datang ke polsek terdekat dan jangan serahkan kendaraan di jalan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya modus matel abal-abal.

"Jika ada korban selama ini, bisa buatkan laporan saja ke polsek, jika ada tindak pidana, kami akan tindak secara tegas," jelasnya.

Sebelumnya, aksi matel juga meresahkan warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Kapolsek Kemang Kompol M Taufik mengatakan, banyaknya laporan dari masyarakat terkait matel yang bikin resah.

Hal ini membuat pihaknya mendatangi basecamp atau tempat matel biasa beroperasi di wilayah Kemang. (all)

Editor : Eka Rahmawati
#Jalan Raya Parung #Matel #kabupaten bogor