Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dapur SPPG di Kabupaten Bogor Dipastikan Aman, Semua Sudah Memiliki Ahli Gizi dan Ahli Masak

Abilly Muhamad • Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:15 WIB

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya saat dimintai keterangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya saat dimintai keterangan.


‎RADAR BOGOR - Pemkab Bogor memaparkan beberapa langkah untuk memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tetap aman dalam memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat.

‎Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya mengungkap, sejak September 2025 ada 122 SPPG terdaftar dan sudah beroperasi sebanyak 98 dapur SPPG.

‎"Rata-rata setiap dapur SPPG melayani 3000 sampai 4000, dan gak boleh lebih dari itu," ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 8 Oktober 2025.

‎Teuku Mulya menjelaskan, setiap dapur SPPG di Kabupaten Bogor sudah memiliki ahli gizi, ahli masak dan ahli lainnya.

"Kalau mereka mau melakukan kerjasama dalam konteks beras dan sebagainya karna memang ga ada beras atau kebutuhan beras di pasar tidak memadai mereka boleh kordinasi dengan kita supaya bisa kita arahkan beras yang produsen atau bulog yang memproduksi beras," papar dia.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan pihaknya sering melakukan pelatihan dan inspeksi kesehatan untuk memastikan SPPG agar tetap aman.

‎"Kita mengadakan sertifikasi pelatihan-pelatihan ketahanan pangan siap saji kemudian kita juga mengadakan inspeksi kesehatan lingkungan kepada SPPG tersebut. Itu upaya kita," kata Fusia.(rp2)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Alpin.
#SPPG #pemkab bogor #Mbg #kabupaten bogor