RADAR BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melalui kepemimpinannya berhasil membawa Kabupaten Bogor meraih penghargaan Cita Daerah Pekerjaan Layak dan Ekonomi Lokal pada ajang Anugerah Cita Negeri 2025 di stasiun tv nasional.
Dari media lokal, Bupati Rudy Susmanto mendapat penghargaan untuk kategori Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Bogor.
"Kinerja bupati Rudy Susmanto dan jajarannnya selama hamper satu tahun menjabat sudah sangat terlihat memuaskan warga Kabupaten Bogor," kata Ketua Peduli Rakyat Bogor (PRB), Johan Pakpahan.
Berdasarkan catatannya, bupati juga mendapatkan penghargaan penghargaan "Outstanding Regional Leader".
Penghargaan ini atas upayanya dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor. Begitu juga dengan tingkat kepuasan publik tinggi.
Dalam 100 hari pertama masa jabatannya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 82,54 persen.
"Saya juga salut atas program Penerangan Jalan Umum (PJU), yakni pemasangan ribuan unit lampu PJU tenaga surya di pelosok desa karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tutur Johan.
Reformasi birokrasi dan manajemen aparatur sipil negara (ASN), bupati juga melakukan rotasi pejabat untuk menggenjot kinerja ASN dan memastikan efisiensi pemerintahan, serta melantik ribuan PPPK paruh waktu, yang dinilai terbesar se-Indonesia.
Selain itu, keberhasilan pengelolaan keuangan daerah, kepemimpinan Rudy Susmanto , Pemkab Bogor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Pak bupati juga melalukan inisiatif penanganan sampah dan aktif membahas strategi penanganan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan yang lebih modern, yakni sampah menghasilkan energi listrik,’’ papar politisi PDI Perjuangan ini.
Lebih lanjut, Johan mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk berpartisipasi aktif dan mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan Bupati Rudy Susmanto.
Dia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi terwujudnya Bogor yang makmur dan sejahtera. “Semua ini selaras dengan semangat Bogor Istimewa,” tutup Johan Pakpahan. (unt)
Editor : Yosep Awaludin