Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Program Sosial dan Inovasi Perikanan, YSPN Tegaskan Komitmen Kedaulatan Pangan

Muhammad Ali • Senin, 24 November 2025 | 21:36 WIB
YSPN menebar 400.000 bibit ikan nila sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan nasional.
YSPN menebar 400.000 bibit ikan nila sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan nasional.

RADAR BOGOR – Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional melalui rangkaian kegiatan sosial serta pengembangan sektor perikanan air tawar.

Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah, sekaligus upaya membina talenta muda sebagai motor penggerak ketahanan pangan di masa depan.

Mengusung semangat kemanusiaan, YSPN menyalurkan bantuan beras kepada 250 warga dan anak yatim.

Bantuan tersebut menunjukkan bahwa kedaulatan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga tentang kepedulian sosial agar masyarakat memiliki akses pangan yang layak.

Selain itu, YSPN juga memfokuskan perhatian pada penguatan sektor perikanan darat.

Yayasan melakukan kunjungan dan pendampingan intensif terhadap pembangunan fasilitas pengolahan ikan nila terpadu. Upaya ini diwujudkan dengan penebaran 400.000 ekor bibit ikan nila pada area nursery (pembibitan).

Investasi bibit tersebut diharapkan mampu menghasilkan sekitar 200 ton ikan nila segar dalam satu kali panen.

Capaian itu menjadi kontribusi signifikan untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat serta memastikan pasokan yang berkelanjutan di pasar.

Dalam memperkuat inovasi sekaligus pemberdayaan generasi muda, YSPN konsisten mendampingi Peace Flower Farm di Cibitung Tengah, Tenjolaya, sebagai salah satu mitra binaan unggulan.

Unit budidaya tersebut menerapkan sistem perikanan Tilapia (nila) terintegrasi mulai dari pembibitan, pembesaran, hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah seperti fillet dan ikan nila beku.

Pendiri YSPN, Mayjen (Purn) Sudrajat, mengapresiasi keberhasilan tersebut, terutama karena operasional Peace Flower Farm dijalankan oleh anak-anak muda lulusan ITB.

“Ini adalah perwujudan nyata dari program unggulan YSPN dalam membina Generasi Z. Di tangan anak muda, estafet kedaulatan pangan bisa semakin berkembang,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 24 November 2025.

YSPN juga memastikan kontribusinya dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, termasuk mendukung kebutuhan dapur MBG yang menjadi bagian dari program strategis pemerintah.

Produksi 200 ton ikan nila per panen diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan 800–1.000 dapur MBG, dengan rata-rata kebutuhan 200–300 kilogram bahan pangan per dapur.

Hal tersebut menegaskan posisi YSPN sebagai salah satu penyedia utama kebutuhan pangan di wilayah Jabodetabek, terutama melalui pendampingan berkelanjutan kepada para pembudidaya ikan.

Sebagai yayasan yang lahir dari kepedulian terhadap swasembada pangan, YSPN terus memperluas jangkauan melalui program pemberdayaan masyarakat, edukasi gizi, dan pengembangan pasar lokal.

Misi YSPN jelas, memastikan setiap rumah tangga di Indonesia memiliki akses terhadap pangan yang cukup, sehat, dan berkelanjutan menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat pangan.

Sudrajat menambahkan, inovasi pertanian berbasis teknologi yang dipimpin generasi muda merupakan jaminan keberlanjutan program swasembada pangan pemerintah.

“Semangat dan kolaborasi generasi muda adalah kunci masa depan pangan Indonesia yang berdaulat,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#ketahanan pangan #YSPN #kedaulatan pangan #Pangan Nusantara