RADAR BOGOR - Pergerakan tanah mengakibatkan rumah lantai dua lantai di Kampung Situ, Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, ambruk.
Sementara dua rumah lainnya turut terancam akibat pergeseran tanah yang terjadi pada Senin, 1 Desember 2025 kemarin.
"Dikarenakan hujan yang cukup deras dan disertai angin, sehingga mengakibatkan tiang beton penyangga bangunan rumah amblas," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani.
Dijelaskannya, amblasnya tiang beton penyangga itu berdampak pada 3 unit rumah warga di antaranya milik Zenab, Siti Neng Lilis, dan Sugandi.
Ketiga Kepala Keluarga itu terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut.
"Para korban mengungsi di rumah orang tuanya, ada yang mengungsi sementara ke Jakarta, dan satu keluarga mengontrak di dekat Kantor Desa Sukaresmi," jelas Adam.
Petugas BPBD Kabupaten Bogor pun telah datang ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan penanganan.
Menurut Adam, tanah yang labil membuat bangunan rumah beresiko karena berada di tebingan yang curam.
Beratnya bangunan dan tiang penyangga juga membuat tanah tidak mampu menahan saat hujan deras.
Garis pembatas pun telah dipasang di sekitar lokasi kejadian untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
"Untuk saat ini sudah dilakukan kaji cepat dan pemilik rumah sudah mengungsi ke tempat yang aman, namun barang-barang milik korban terdampak belum bisa dievakuasi karena tanah yang masih labil sangat beresiko," tukasnya.(cok)
Editor : Alpin.