RADAR BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa kegiatan doa bersama akhir tahun di Masjid Raya Nurul Wathon akan dihadiri ribuan masyarakat Bumi Tegar Beriman.
Rudy mengatakan bahwa, kegiatan doa bersama akan dihadiri dari unsur Pemerintah Daerah (Pemda), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Lalu, kata dia, Pemkab Bogor juga mengundang Ketua DKM Masjid besar di 40 Kecamatan, pimpinan pondok pesantren disekitar Pakansari, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Pemerhati Budaya dan Budayawan.
Baca Juga: Update Bansos 25 Desember 2025: Bank BNI Cair Merata, Mandiri KKS Lama Masih Menanti, Cek Bukti Pencairan BPNT
"Tentunya kita ingin pada saat bangunannya sudah jadi silahkan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat," kata Bupati Bogor Rudy Susmanto, saat meninjau Masjid untuk persiapan kegiatan doa Bersama, Kamis 25 Desember 2025.
Rudy menargetkan, untuk yang hadir pada kegiatan doa bersama lebih dari 2.000 orang.
Kendati halaman Masjid belum selesai sepenuhnya, yang terpenting masyarakat bisa merasakan ibadah di Masjid Raya Nurul Wathon.
"Kami persilahkan walaupun belum rampung halaman nya belum tuntas sepenuhnya tetapi harus dimulai bahwa tempat ibadah harus digunakan secepatnya untuk kepentingan masyarakat," jelas dia.
Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Alternatif Sentul Bogor, 3 Orang Alami Luka
Saat peninjauan, kata dia, dari finishing bangunan, struktur interior dalam Masjid sudah selesai dan tinggal pembersihan diluar Masjid yang memang butuh waktu beberapa hari.
"Tetapi walaupun belum tuntas semuanya kita niatkan bersama bahwa Masjid ini bukan milik Pemerintah Kabupaten Bogor tapi ini adalah milik seluruh umat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor. Kami membangun bangunannya silahkan diisi roh nya, roh nya kegiatan keagamaan," imbuh dia.
Begitupun untuk kegiatan besok dirinya menyarankan agar setiap OPD mengikutsertakan Pedagang Kaki Lima (PKL) disekitar Stadion Pakansari guna menyediakan jajanan bagi masyarakat.
"Karna ini bukan hajat pemerintah ini hajat kita bersama ini rumah kita bersama momentum membangun toleransi bersama-sama saat masyarakat Nasrani merayakan hari Raya Natal kita tumpah ruah bersama masyarakat Nasrani lalu masyarakat muslim juga sama-sama melakukan kegiatan yang sama," pungkasnya.(abl)