RADAR BOGOR - Pekerja proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji yang terjatuh ke Sungai Cisadane, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, belum ditemukan.
Proses pencarian pekerja proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji yang dilakukan tim gabungan hingga Senin, 2 Febuari 2026 sore belum membuahkan hasil.
Danru Unit Siaga SAR Bogor, Lintang mengatakan, korban atas nama Prangki (25) belum ditemukan setelah terpeleset di Jembatan Leuwiranji.
Saat itu, korban terjatuh ke Sungai Cisadane pada Minggu, 1 Februari 2026 malam.
"Dari hasil pencarian sampai sore hari ini belum diketemukan, rencana pencarian akan dilanjutkan esok hari," ujarnya.
Pencarian pun telah melibatkan unsur gabungan mulai dari BPBD, Damkar, Basarnas, serta relawan.
Sejumlah perahu karet pun diterjunkan dalam upaya pencarian terhadap korban.
Menurut Lintang, upaya pencarian telah dilakukan mulai dari titik 0 hingga 7 Kilometer di aliran Sungai Cisadane hingga perbatasan Tangerang.
"Kendala pencarian di antaranya debit air yang cukup tinggi dan keruh, dan korban juga merupakan perantau, bukan warga Bogor," jelasnya.
Rencananya, tim gabungan akan terus melakukan pencarian hingga hingga Minggu, 8 Februari 2026 mendatang.
"Pencarian maksimal 7x24 jam, dan pencarian bisa diperpanjang jika ditemukan ada tanda-tanda diketemukannya korban," tandas Lintang.(cok)
Editor : Alpin.