Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terdampak Banjir, Warga Minta Penanganan Saluran Drainase dari Rest Area Gunung Mas Bogor

Septi Nulawam Harahap • Rabu, 18 Februari 2026 | 21:58 WIB
Rumah warga Kampung Bina Taruna, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua yang terdampak banjir dan longsor imbas tanggul drainase jebol.
Rumah warga Kampung Bina Taruna, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua yang terdampak banjir dan longsor imbas tanggul drainase jebol.

RADAR BOGOR - Meluapnya air dari drainase Kampung Bina Taruna, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, perlu mendapat perhatian serius pihak terkait.

Pasalnya, peristiwa banjir dan berdampak ke pemukiman tidak hanya terjadi sekali di wilayah tersebut.

Terakhir pada Sabtu, 14 Februari 2026 kemarin, tanggul drainase jebol hingga berdampak pada 9 rumah warga. Tiga unit di antaranya bahkan rusak berat.

Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana menuturkan, jebolnya tanggul drainase di Kampung Bina Marga bukan semata-mata akibat curah hujan tinggi.

"Drainase di Rest Area Gunung Mas hanya terdapat satu saluran, dan itu melintasi Kampung Bina Taruna," ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 18 Februari 2026.

Sehingga saat hujan deras cukup lama, lanjut Eko, otomatis debit air menjadi besar dan drainase tidak mampu menampung.

Warga bahkan mengaku banjir cukup sering terjadi imbas meluapnya air dari saluran drainase tersebut.

"Mungkin dampak yang paling parahnya kemarin itu sampai tanggul jebol dan air masuk ke sejumlah warga saya," jelasnya.

Pihak Pemdes Tugu Selatan pun telah mengusulkan ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor untuk membuat sodetan agar air yang dari Rest Area Gunung Mas terbagi.

Sehingga air tidak semua mengalir saluran drainase di Kampung Bina Taruna.

"Dari dulu sudah mengusulkan agar dibuatkan sodetan, namun sampai sekarang belum terealisasi," keluh Eko.

Sebelumnya, Ketua RT 01 Kampung Bina Taruna, Yandi Suwardi menyebut, kejadian meluapnya air dari saluran drainase bukan yang pertama kali terjadi di wilayahnya.

Derasnya air dari arah saluran yang terhubung ke kawasan Rest Area Gunung Mas menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi.

"Ini sudah yang kesekian kalinya kejadian. Saya tidak mau menyalahkan sumber air datangnya dari mana, memang selokan ini dari arah Rest Area Gunung Mas. Saya sudah buat tiga sodetan, tetap saja belum bisa menampung derasnya air," tukasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#gunung mas #bajir #kabupaten bogor