Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

ANTAM Pongkor Kantongi Penghargaan ESG, PROPER Emas hingga Subroto Award

Eka Rahmawati • Jumat, 6 Maret 2026 | 21:47 WIB

Antam Pongkor meraih PROPER Emas dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Antam Pongkor meraih PROPER Emas dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

RADAR BOGOR - Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk kembali menjadi sorotan setelah meraih penghargaan PROPER Emas, yaitu kategori tertinggi dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan di Indonesia.

Dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, UBPE Pongkor berhasil memperoleh peringkat PROPER Emas pada periode 2020–2021, kembali pada periode 2022–2023, serta atas kinerja lingkungan pada 2024.

Selain capaian tersebut, unit usaha ANTAM di Pongkor juga mendapatkan penghargaan Subroto Award 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam kategori inovasi terbaik pada program pengembangan serta pemberdayaan masyarakat sektor mineral dan batubara.

Predikat PROPER Emas ini dinilai mencerminkan konsistensi pengelolaan lingkungan di kawasan tambang emas Gunung Pongkor, termasuk integrasi program konservasi alam serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian dari aktivitas operasional perusahaan.

Baca Juga: Antam Pongkor dan Jejak Gunung Pongkor: Sejarah yang Perlu Dipahami

PROPER Emas

Pada evaluasi PROPER yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, UBPE Pongkor tercatat berhasil mempertahankan peringkat PROPER Emas pada periode 2020–2021 dan 2022–2023, serta kembali meraihnya untuk kinerja tahun 2024.

Peringkat Emas sendiri merupakan tingkatan tertinggi dalam sistem penilaian tersebut, yang diberikan kepada perusahaan dengan praktik pengelolaan lingkungan yang melampaui standar kepatuhan regulasi.

Prestasi ini juga menjadikan operasional ANTAM Pongkor kerap dijadikan contoh praktik pertambangan yang berkelanjutan di kawasan Gunung Pongkor.

CIKAL TANGKAL dan Ekoriparian Ciguha

Salah satu inisiatif yang berkontribusi terhadap capaian tersebut adalah program Ekoriparian Ciguha yang merupakan bagian dari gerakan Ciguha Kampung Lestari Tangguh Kawal Lingkungan (CIKAL TANGKAL). Program ini telah dijalankan sejak 2015 dengan menggabungkan upaya pelestarian lingkungan bersama pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut mencakup edukasi mengenai lingkungan sekaligus pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekitar. Pendekatan ini memadukan pengelolaan kawasan bantaran sungai dengan upaya meningkatkan aktivitas ekonomi warga secara lebih berkelanjutan.

Efisiensi Energi, Emisi, dan Perlindungan Biodiversitas

Upaya inovasi lingkungan di kawasan Pongkor juga diperkuat melalui pengembangan konsep geoecoedutourism yang mengintegrasikan aspek edukasi, konservasi alam, dan pariwisata berbasis lingkungan.

Di sisi lain, penerapan praktik pertambangan yang baik (good mining practices) terus dilakukan, mulai dari peningkatan efisiensi penggunaan energi hingga langkah perlindungan terhadap keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasi.

Perpaduan antara inovasi lingkungan dan praktik operasional yang bertanggung jawab tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung capaian dalam penilaian kinerja lingkungan perusahaan.

Sirkular Ekonomi dan Pemberdayaan Warga

Berbagai inovasi sosial juga dikembangkan sebagai respons terhadap aktivitas penambangan tanpa izin (PETI). UBPE Pongkor menginisiasi program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pelestarian Lingkungan Cisangku atau Pepeling Cisangku sebagai salah satu strategi untuk mengurangi praktik PETI melalui pengembangan alternatif mata pencaharian yang ramah lingkungan.

Selain itu, terdapat pula program Sundung Cisarua yang mengembangkan konsep ekonomi sirkular berbasis pemanfaatan limbah non-B3. Program ini tidak hanya mengelola limbah, tetapi juga membuka kesempatan kerja baru bagi masyarakat serta meningkatkan keterampilan warga, khususnya dalam usaha peternakan domba.

Sekretaris Perusahaan ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menyampaikan bahwa program tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

“Program ini berhasil menunjukkan perkembangan signifikan, di mana salah satu kelompok ternak yang awalnya menerima bantuan 50 ekor domba pada tahun 2021 saat ini sudah berkembang menjadi lebih dari 800 ekor,” ujarnya.

Garitan Kalongliud: Pertanian Sirkular Terpadu

Selain program pemberdayaan ekonomi, UBPE Pongkor bersama masyarakat Desa Kalongliud juga mengembangkan Program Garitan Kalongliud sejak 2020. Program ini dirancang sebagai model pertanian sirkular terpadu yang memanfaatkan lahan tidak produktif, mengoptimalkan penggunaan air, serta mengelola limbah secara berkelanjutan.

Selain itu, program tersebut juga memperkuat kelembagaan petani berbasis komunitas sehingga dukungan yang diberikan lebih menekankan pada kemandirian masyarakat, bukan sekadar bantuan sosial.

Deretan Apresiasi Keberlanjutan

Komitmen tersebut juga mendapatkan apresiasi dari sektor energi dan sumber daya mineral. Pada 2025, UBPE Pongkor meraih Subroto Award 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam kategori program pemberdayaan masyarakat mineral dan batubara paling inovatif.

Selain penghargaan tersebut, berbagai program keberlanjutan yang berkaitan dengan penanganan PETI juga mendapatkan pengakuan melalui Tamasya Award 2023 dan 2024, ISDA 2022, serta CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2025.

Secara keseluruhan, rangkaian inisiatif serta berbagai penghargaan yang diraih mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat kinerja lingkungan, sosial, serta tata kelola di kawasan Pongkor.

Wisnu menegaskan bahwa komitmen ANTAM terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) bukanlah hal baru. Berbagai program pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat telah dijalankan secara konsisten di berbagai wilayah operasional perusahaan, termasuk UBPE Pongkor.

“Melalui berbagai inisiatif tersebut, ANTAM terus berupaya memastikan bahwa kegiatan pertambangan dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian nasional,” ujar Wisnu.

Editor : Eka Rahmawati
#ESG #proper emas #antam #gunung pongkor #Antam pongkor