RADAR BOGOR – Upaya memperkuat kekompakan internal dilakukan Nahdlatul Ulama (NU) melalui kegiatan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama yang digelar oleh PCNU Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antar pengurus sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan jajaran Syuriah, Mustasyar, hingga Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bogor. Selain itu, para pimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), termasuk Ketua Tanfidziyah dan Rois Syuriah dari 40 kecamatan, juga turut diundang untuk hadir.
“Kami mengundang seluruh pengurus PCNU Kabupaten Bogor baik jajaran Syuriah, Mustasyar, dan Tanfidziyah serta Ketua Tanfidziyah dan Rois Syuriah MWCNU dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor,” kata pria yang disapa Gus Somad tersebut Selasa, 17 Maret 2026.
Menurutnya, acara ini tidak hanya diikuti oleh struktur organisasi utama, tetapi juga melibatkan berbagai badan otonom NU di Kabupaten Bogor. Beberapa di antaranya adalah Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna, Muslimat NU, Fatayat NU, PMII, IPNU, serta IPPNU.
Kehadiran berbagai unsur tersebut, lanjutnya, mencerminkan kuatnya kebersamaan keluarga besar NU, terlebih dalam suasana bulan Ramadan yang identik dengan nilai-nilai silaturahmi.
Abdul Somad menuturkan selain menjadi ajang mempererat hubungan antar kader, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi untuk memperkuat peran NU dalam kehidupan sosial masyarakat.
Baca Juga: Bupati Bogor Ajak Warga Lebaran Bersama di Stadion Pakansari, bakal Dimeriahkan Penyanyi Opick
Ia mengingatkan seluruh elemen NU di Kabupaten Bogor agar terus menjaga sinergi antarorganisasi, memperkuat kekompakan internal, sekaligus memperluas manfaat gerakan Harakah An-Nahdliyah bagi masyarakat luas.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut harus terus diwujudkan dalam setiap aktivitas kader NU, baik dalam kegiatan organisasi maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
Apabila semangat kolektif itu terus dijalankan secara konsisten, ia menilai berbagai program yang dijalankan kader NU dapat menjadi energi bagi perkembangan organisasi. Dengan demikian, NU diharapkan mampu tampil sebagai kekuatan sosial yang produktif sekaligus membawa perubahan positif.
Ia pun berharap keberadaan NU di Kabupaten Bogor dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan umat serta mendukung kemajuan daerah.
Menurutnya, NU tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bogor.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati